Clara Shinta Gugat Cerai Suami Setelah Temukan Rekaman Cinta
Gambar atau konten salah?
Clara Shinta mengajukan gugatan cerai kepada suaminya, Muhammad Alexander Assat, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Tindakan ini muncul setelah Clara menemukan suaminya melakukan rekaman video dengan wanita lain bernama Indah.
“Saya juga sudah melayangkan gugatan cerai untuk suami saya di Pengadilan Agama, Sudah. Per kapan? Sudah dari kemarinlah intinya. Nanti bisa ditanyakan langsung saja ya,” ujarnya pada 15 April 2026.
Clara menegaskan bahwa ia sudah memutuskan untuk berpisah meski pernikahan mereka masih singkat. “Sejauh ini insyaallah saya mantap berpisah, sudah didaftarkan ke PA Jaksel,” tambahnya. Ia juga meminta doa dan kekuatan, karena proses pemisahan ini terasa berat. “Saya juga terseok-seok. Mau mati rasanya saya kalau harus berpisah sama suami saya karena saya cinta sama dia,” ia lanjut.
Walaupun sudah menggugat, Clara tetap terbuka untuk mediasi dan pertemuan kembali dengan Alexander. “Insyaallah siap. Selalu siap, terbuka untuk dia,” jelasnya singkat.
Dalam hal komunikasi, Clara menjelaskan bahwa suaminya masih mencoba menghubungi untuk memperbaiki hubungan. Namun, saat ini semua percakapan lebih sering lewat kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga. “Ada, selalu ada. Dia menghubungi lewat Bang Sunan. Kalau mau komunikasi sama saya lewat beliau. Tapi untuk kontak langsung seperti teleponan 'hai' itu nggak ada,” jelas Clara.
Kasus ini menyoroti dinamika pernikahan yang terpengaruh oleh perselingkuhan dan proses hukum di Indonesia. Meskipun perpisahan terasa sulit, Clara menunjukkan kesiapan untuk menyelesaikan masalah melalui jalur hukum dan mediasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
