Cuaca Panas Terik di Lampung, BMKG Peringatkan Warga
Gambar atau konten salah?
Lampung, 23 Maret 2026. Beberapa hari belakangan, masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Lampung merasakan cuaca panas terik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Raden Inten menjelaskan bahwa perubahan ini dipicu oleh masa peralihan musim dari penghujan menuju kemarau.
Helena Adianova, prakirawan BMKG Lampung, menegaskan kondisi cuaca saat ini dipengaruhi faktor lokal, terutama pola angin dan tingkat kelembapan udara. “Wilayah Lampung saat ini sedang berada pada masa peralihan dari monsun barat menuju monsun timur. Pola angin cenderung lemah dan arahnya bervariasi,” kata Helena, Senin (23 Maret 2026).
Posisi matahari yang berada di sekitar garis ekuator turut meningkatkan suhu udara di wilayah Lampung. Proses penguapan air laut meningkat, sehingga kelembapan udara menjadi tinggi. Dampaknya, masyarakat merasakan cuaca yang cenderung panas dan lembap, terutama pada siang hari.
Helena juga menambahkan bahwa kondisi atmosfer yang tidak stabil dapat memicu hujan secara tiba‑tiba. “Pola angin yang bervariasi ini dapat memicu pertumbuhan awan konvektif. Biasanya ditandai dengan hujan singkat yang datang tiba‑tiba, bisa disertai petir dan angin kencang,” jelasnya.
BMKG pun mengimbau masyarakat, khususnya para pemudi pada arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dinamis. Pemudik diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, serta selalu mematuhi rambu lalu lintas.
Selain itu, pemudik juga diingatkan untuk menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan selama perjalanan. “Hindari bepergian saat cuaca sangat terik di siang hari jika memungkinkan. Gunakan pelindung seperti pakaian tertutup dan tabir surya untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari,” ujarnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi InfoBMKG maupun kanal resmi media sosial BMKG Lampung guna mengantisipasi perubahan cuaca secara cepat.
Cuaca di Lampung saat ini berada pada masa peralihan monsoon, menimbulkan panas dan kelembapan tinggi. BMKG mengingatkan masyarakat, khususnya pemudi, untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat dan mengambil langkah pencegahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Palembang Tangani 496 Kasus DBD, Dinkes Waspada Kemarau
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
FESyar Sumatera 2026: Festival Ekonomi Syariah Palembang
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Berita Terbaru
MotoGP Hungaria 2026: Ducati Harapan Juara di Balaton Park
BRIN Buka Program DBR Mahasiswa Riset Semikonduktor
IHSG Turun, Rupiah Lemah di Tengah Ketidakpastian Global
Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 3-15 Juni: Lulusan PPG
Slamet Santoso: Pemuda Banyuwangi Gabung Sokol Pyrzyce
Liburan Baru Fokus Istirahat: Tren Sleep Tourism Meningkat
