Dari Gagalnya Proyek Mobil Otonom, Apple Lahirkan Jantung Chip AI

Kartika D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Dari Gagalnya Proyek Mobil Otonom, Apple Lahirkan Jantung Chip AI

Gambar atau konten salah?

Program mobil otonom Apple mungkin sudah mati. Tidak pernah benar-benar meluncur ke jalan raya. Tapi dari proyek raksasa yang gagal itulah, lahir sesuatu yang justru menjadi jantung dari chip kecerdasan buatan (AI) Apple saat ini.

Di awal pengembangan platform mobil tanpa pengemudi, Apple sadar mereka butuh pemrosesan AI yang sangat kuat dan langsung terintegrasi di perangkat. Jurnalis teknologi Mark Gurman, dalam buletin Power On terbarunya, mengungkapkan bahwa prosesor khusus untuk mobil itu memang tidak pernah rampung. Namun, proses pengembangannya berhasil menciptakan Neural Engine.

Komponen inilah yang kini menjadi tulang punggung seluruh pemrosesan AI lokal di perangkat-perangkat Apple. Neural Engine pertama kali muncul di iPhone X lewat chipset A11 Bionic. Pada masa awal, komponen ini terutama dipakai untuk mengolah komputasi visual. Fungsinya? Menghidupkan fitur FaceID, Animoji, hingga Augmented Reality (AR).

Dengan meletakkan fondasi pemrosesan AI di perangkat sejak dini, Apple berhasil menjadi salah satu pionir di industri. Keberhasilan ini kemudian berlanjut. Mereka membawa teknologi Neural Engine ke komputer desktop dan laptop melalui lini chipset M-series.

Memang, pengembangan perangkat lunak AI Apple sering dianggap agak tertinggal dari pesaing. Tapi soal perangkat keras, mereka patut diacungi jempol. Kemampuan pemrosesan lokal inilah yang memungkinkan Apple terus menonjolkan komitmen mereka terhadap privasi pengguna. Alasannya? Lebih sedikit data pribadi yang perlu dikirim dan diproses ke cloud.

Ke depannya, Apple tampaknya akan menjadikan perangkat keras AI sebagai landasan utama strategi mereka. Gurman melaporkan sebuah langkah tak terduga. Apple dikabarkan akan melewati perilisan varian Pro, Max, dan Ultra untuk chip M6 yang akan datang.

Sebagai gantinya, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu memilih mempercepat pengembangan chip M7. Chip ini diproyeksikan meluncur pada paruh pertama tahun 2027. Dan yang lebih penting, peningkatan pada Neural Engine-nya disebut sangat signifikan.

Ada kabar yang lebih mengejutkan lagi. Varian tertinggi, yakni M7 Ultra, disebut-sebut akan menjadi fondasi bagi lini produk server baru dari Apple. Dukungan RAM-nya? Raksasa. Bisa mencapai 1,5 TB.

Jadi, dari proyek mobil yang kandas, Apple justru mendapatkan fondasi untuk chip AI yang kini ada di jutaan perangkat. Neural Engine, yang lahir dari kegagalan, kini menjadi kunci dari strategi privasi dan performa mereka. Dan dengan lompatan ke chip M7 dan server bertenaga M7 Ultra, Apple sepertinya serius menjadikan perangkat keras AI sebagai senjata utamanya.

Neural EngineApplechip AImobil otonomprivasiM7 Ultraperangkat keras

Komentar

Memuat komentar...