Kemendikdasmen Rilis Video Klip Baru Jingle MPLS
Gambar atau konten salah?
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk tahun ajaran 2026/2027 sudah dimulai di berbagai sekolah di Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ikut meramaikan momen ini dengan merilis video klip terbaru untuk jingle MPLS yang berjudul "Hari Baru". Video ini hadir dengan tampilan visual yang lebih segar, dirancang sebagai materi pendukung kegiatan MPLS di sekolah-sekolah.
Yang menarik, meskipun kemasan videonya baru, lirik dan melodi lagunya tidak berubah. Lagu ini masih sama seperti saat pertama kali diperkenalkan. Jadi, bagi yang sudah hafal, tidak perlu khawatir akan ada perubahan.
Berikut ini adalah lirik lengkap jingle MPLS "Hari Baru" yang bisa kamu simak. Lirik ini dikutip dari kanal YouTube resmi Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI:
Hari baru
Semangat baru
Gembira
Menuntut ilmu
Gapai mimpi
Ukir prestasi
Hari baru
Kawan baru
Suasana baru
Saling menghormati
Saling menerima
Sekolahku, rumahku
Reff:
Mari bersama-sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan jaya
Mari bersama-sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan jaya
Hari baru
Semangat baru
Gembira
Menuntut ilmu
Gapai mimpi
Ukir prestasi
Hari baru
Kawan baru
Suasana baru
Saling menghormati
Saling menerima
Sekolahku, rumahku
Reff:
Mari bersama-sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan jaya
Mari bersama-sama
Penuh suka cita
Gapai cita mulia
Masa depan jaya
Siapa di Balik Jingle MPLS "Hari Baru"?
Jingle MPLS Ramah 2026 "Hari Baru" ini diciptakan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Lagu ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada MPLS tahun ajaran 2025/2026. Untuk tahun ajaran 2026/2027, lagu ini tetap digunakan sebagai bagian dari program MPLS Ramah.
Aransemen musiknya digarap oleh musisi dan komponis Dwiki Dharmawan. Sementara itu, lagu ini dibawakan oleh penyanyi muda bernama Claudy Qaila Sakhi. Jadi, tim di balik lagu ini cukup solid.
Apa Makna di Balik Lirik Lagu "Hari Baru"?
Secara sederhana, lirik lagu ini menggambarkan semangat untuk memulai perjalanan baru di sekolah. Ada rasa optimis, harapan, dan percaya diri yang ingin ditanamkan. Liriknya mengajak siswa untuk membuka lembaran baru, menjalin persahabatan, dan menghargai perbedaan yang ada.
Lagu ini juga berisi ajakan untuk belajar dan tumbuh bersama dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Nilai-nilai karakter seperti saling menghormati, gotong royong, integritas, dan semangat belajar sepanjang hayat tercermin dalam liriknya. Karena kalimatnya sederhana, lagu ini mudah diingat dan bisa menjadi penyemangat bagi siswa di awal tahun ajaran baru.
Link Video dan Pedoman MPLS
Seperti yang sudah disebutkan, Kemendikdasmen merilis music video terbaru untuk jingle ini. Bagi yang ingin menonton, bisa mengakses tautan berikut: Video Jingle MPLS Ramah 2026 'Hari Baru' Versi Terbaru.
Selain jingle, Kemendikdasmen juga menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS. Aturan ini berisi pedoman utama pelaksanaan MPLS untuk semua jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA dan SMK. Pedoman ini mencakup materi utama, durasi pelaksanaan, ketentuan seragam dan atribut, serta hal-hal yang dilarang selama MPLS berlangsung.
Bagi yang membutuhkan salinan panduan tersebut, bisa mengunduhnya melalui tautan ini: Download Pedoman MPLS 2026 untuk TK, SD, SMP, hingga SMA.
Lagu "Hari Baru" ini memang sederhana, tapi pesannya jelas: sekolah adalah tempat yang menyenangkan untuk memulai sesuatu yang baru. Dengan lirik yang mudah diingat, lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa setiap tahun ajaran adalah kesempatan untuk bertemu teman baru, belajar hal baru, dan meraih mimpi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Kemendikdasmen Rilis Video Klip Baru Jingle MPLS
Disperindag Jatim Perketat Pengawasan Cimory Pasca Vonis
Tuchel Izinkan Pemain Bercinta, Dilarang Saat Hari Pertandingan
Cara Benar Starter Mobil Keyless, Jangan Langsung Injak Rem
Negosiator Ransomware Berkhianat, Bantu Peretas Raup Rp1,1 Triliun
Ledakan Toko Bangunan Tewaskan Satu Orang, Polisi Cari Penyebab
Jeje Bupati Pertama PAN di Bandung Barat