Dirjen Bulog Cek Langsung Kualitas Beras di Papua
Gambar atau konten salah?
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan langsung ke Kompleks Pergudangan BULOG Argapura di Jayapura, Papua. Tujuannya jelas: mengecek sendiri stok beras dan memastikan kualitasnya. Ia ingin memastikan beras yang dikirim ke masyarakat aman, sehat, dan sesuai standar mutu, bahkan hingga ke ujung timur Indonesia.
Saat di gudang, Rizal tidak hanya melihat-lihat. Ia ikut meninjau proses pengendalian mutu beras. Mulai dari pemeriksaan fisik, pengujian kadar air, penimbangan ulang, hingga pengujian persentase butir patah atau broken. Semua ini dilakukan menggunakan peralatan laboratorium yang ada di tempat.
Proses-proses itu adalah bagian dari standar pengawasan mutu yang diterapkan BULOG. Tujuannya satu: memastikan setiap butir beras yang disalurkan ke masyarakat berada dalam kondisi terbaik. Bukan cuma soal jumlah, tapi juga soal kualitas.
Rizal menegaskan, BULOG punya tanggung jawab ganda. Pertama, menjaga ketersediaan stok pangan nasional. Kedua, memastikan kualitas beras tetap terjaga, sejak diterima di gudang hingga sampai ke tangan masyarakat. Ia ingin masyarakat tidak ragu.
"Masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu. BULOG memastikan beras yang disalurkan berada dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan berkualitas. Kami tidak hanya menjaga ketersediaan stok, tetapi juga memastikan mutu beras tetap terpelihara melalui proses pengawasan yang ketat sehingga masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di Papua, mendapatkan beras terbaik," ujar Rizal dalam keterangannya pada Selasa, 07 Juli 2026.
Selain kualitas, Rizal juga mengecek kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Papua. Saat ini, stok beras di seluruh wilayah Papua mencapai sekitar 17 ribu ton. Jumlah itu tersebar di berbagai gudang BULOG yang ada di sana.
Namun, angka itu belum cukup. Ke depan, BULOG menargetkan penguatan stok hingga sekitar 50 ribu ton. Itu berarti meningkat hampir tiga kali lipat dari jumlah saat ini. Target ini untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat dan mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan.
Rizal menjelaskan, pasokan beras ke Papua diperkuat melalui mekanisme mobilisasi stok dari daerah sentra produksi nasional. Dua daerah utama yang disebut adalah Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman dan distribusi berjalan lancar ke berbagai wilayah di Papua.
Ia menambahkan, sesuai arahan Presiden dan Menteri Pertanian, BULOG akan terus memperkuat perannya. Fokusnya pada menjaga ketahanan pangan nasional. Caranya melalui pengelolaan stok dan distribusi pangan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Melalui penguatan pengawasan mutu, peningkatan stok, dan distribusi yang berkelanjutan, Perum BULOG terus mendorong ketahanan pangan nasional. BULOG juga memastikan setiap masyarakat Indonesia memperoleh akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan tersedia secara merata dari Sabang hingga Merauke.
"Sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian, BULOG harus menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat di bidang logistik pangan. Karena itu kami berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan lainnya dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan dengan kualitas terbaik agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke penjuru timur Indonesia," tutup Rizal.
Kunjungan ini menunjukkan perhatian serius BULOG terhadap wilayah timur Indonesia. Papua, dengan tantangan geografisnya, membutuhkan jaminan pasokan dan kualitas yang setara dengan daerah lain. Target peningkatan stok menjadi tiga kali lipat adalah langkah besar untuk mengamankan cadangan pangan di sana.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Waskita Bangun 3 Sekolah Rakyat di Papua, Kontrak Rp1,07 Triliun
Menkeu Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL
Modi Janji Obat Murah dan Gandum untuk RI
WIKA Tanam Padi Perdana di Merauke
PU Pastikan Perbaikan Jembatan Enang-enang Tetap Berjalan
82 UMKM Subang Selesai Digembleng, Omzet Naik 25%
Berita Terbaru
Dirjen Bulog Cek Langsung Kualitas Beras di Papua
Petugas Kebersihan Temukan 19 Butir Amunisi Aktif di Ogan Ilir
Cokelat Hitam Bikin Bahagia dan Sehat, Ini Buktinya
19 Kecamatan di Bandung Rawan Kekeringan pada 2026
Persebaya Datangkan Yuran, Perpanjang Catur, Pinjamkan Gali
Bayi Palestina 4 Bulan Tewas Akibat Terhambat di Pos Pemeriksaan Israel
5 Destinasi Seru di Sekitar Sydney, Cuma 2,5 Jam!