PU Pastikan Perbaikan Jembatan Enang-enang Tetap Berjalan

Lia N. · 2 min baca · 2 jam lalu · 5 dibaca
Bisik.id
PU Pastikan Perbaikan Jembatan Enang-enang Tetap Berjalan

Gambar atau konten salah?

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) angkat bicara soal warga yang patungan dana Rp 1 miliar untuk memperbaiki jalan dan jembatan Enang-enang yang rusak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto menegaskan pemerintah tetap akan melakukan perbaikan permanen pada jembatan tersebut. Keselamatan pengguna jalan, katanya, menjadi prioritas utama.

"Yang pasti program pembangunannya kalau kita di PU tetap berjalan, karena mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat. Kalau memang dilaksanakan secara swadaya kita khawatir terhadap keselamatan jembatannya. Jadi tetap kita akan berjalan dengan program kita," ujar Apri di kantor Kementerian PU, Jakarta, pada Selasa, 07 Juli 2026.

Apri juga mengimbau warga agar mengutamakan keselamatan saat memperbaiki jembatan. Ia menekankan pembangunan infrastruktur seperti jembatan jangan sampai menimbulkan korban jiwa. "Imbauan dari Kementerian PU, utamakanlah keselamatan, jangan sampai ada korban," katanya.

Secara terpisah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyatakan telah menyelesaikan pemasangan perkuatan sementara atau shoring pada struktur jembatan. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini memastikan jembatan tersebut sudah bisa digunakan secara terbatas.

Saat ini, jembatan dapat dilalui kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat dengan muatan maksimal lima ton pada siang hari. Sementara itu, kendaraan berat dan angkutan umum tetap dibatasi demi keselamatan pengguna jalan.

Mengenai penanganan permanen, tahapan perencanaan akan dipercepat agar pembangunan jembatan permanen bisa segera direalisasikan. Pekerjaan fisik ditargetkan dilakukan tahun depan. "Untuk jembatan permanen di Enang-enang memang sudah kami programkan di tahun 2027. Namun dengan kondisi sekarang, kita melihat perlu dilakukan percepatan sehingga perencanaannya akan kita lakukan lebih awal di tahun 2026 untuk menyiapkan desain dan pemrogramannya. Kemudian pada tahun 2027 insyaallah kita akan melaksanakan pekerjaan fisiknya," jelas Zulkarnaini.

Jalan dan jembatan Enang-enang merupakan akses utama dari Bireuen menuju Aceh Tengah. Akses ini rusak parah akibat bencana pada akhir November 2025. Enam bulan setelah musibah, warga mulai turun tangan melakukan perbaikan agar jalan bisa dilalui kembali. Pemerintah memastikan perbaikan permanen tetap berjalan, namun keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap langkah yang diambil.

perbaikan jalanjembatan Enang-enangKementerian PUkeselamatanswadaya masyarakatperbaikan permanenAceh

Komentar

Memuat komentar...