Dokter Gizi: Nasi Lebih Baik dari Ketupat Lebaran

Ningsih R. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 169 dibaca
Bisik.id
Dokter Gizi: Nasi Lebih Baik dari Ketupat Lebaran

Gambar atau konten salah?

Meskipun ketupat identik dengan perayaan Idul Fitri, banyak orang tetap memilih nasi seperti hari biasa. Kedua makanan ini sama-sama terbuat dari beras, namun proses pengolahannya berbeda.

Muncul anggapan bahwa mengonsumsi ketupat lebih cepat menyebabkan kenaikan berat badan. Mengenai hal ini, seorang dokter gizi memberikan pandangannya.

Dokter spesialis gizi klinis, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS, menyatakan bahwa dari segi sumber nutrisi, nasi lebih dianjurkan. Ia menyampaikan hal ini saat dihubungi beberapa waktu lalu. Menurutnya, ketupat adalah makanan olahan.

Selama masa Lebaran, dr Oki menekankan pentingnya memilih sumber karbohidrat yang tepat untuk menjaga berat badan. Ia mengingatkan bahwa baik nasi maupun ketupat, jika dikonsumsi melebihi porsi, akan memengaruhi kenaikan berat badan.

Kenaikan berat badan sangat dipengaruhi oleh makanan tinggi kalori, terutama yang mengandung santan.

  • Pada hidangan seperti opor, kalori tinggi terutama berasal dari kuah santan.
  • Sebaiknya, konsumsi kuah santan jangan terlalu banyak.
  • Daging ayam boleh dimakan, namun kulitnya lebih baik dihindari karena mengandung lemak.
  • Porsi nasi yang dikonsumsi juga harus disesuaikan dengan porsi harian biasa.

Meluap-luap saat Lebaran berpotensi mengganggu program diet yang sudah dijalani dengan disiplin. Makanan yang dikonsumsi dalam jumlah besar, menurut dr Oki, pasti akan menambah berat badan.

Secara umum, nasi dianggap pilihan yang lebih baik dibandingkan ketupat karena merupakan bentuk olahan yang lebih sederhana.

KetupatNasiIdul FitriKarbohidratDokter GiziKaloriBerat BadanSantan

Komentar

Memuat komentar...