Minum Teh Hijau Tiap Hari, Baik untuk Hati?

Bambang W. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Minum Teh Hijau Tiap Hari, Baik untuk Hati?

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Teh hijau memang sudah lama dikenal punya banyak manfaat untuk kesehatan. Tapi, kalau diminum setiap hari, apakah benar-benar baik buat tubuh, terutama organ hati?

Teh hijau berasal dari daun tanaman Camelia Sinensis. Minuman ini sudah dipakai sejak zaman dulu sebagai salah satu metode pengobatan tradisional di Jepang dan China. Proses pengolahannya lebih singkat dibandingkan teh hitam. Karena itu, kandungan nutrisi dan antioksidan di dalamnya masih cukup terjaga.

Hati adalah organ yang bekerja paling keras di tubuh manusia. Fungsinya banyak: memproses nutrisi dari makanan, menyaring racun dari darah, memproduksi empedu untuk pencernaan, dan membantu mengatur kadar gula darah serta kolesterol. Karena perannya yang krusial, kebiasaan makan dan minum perlu diperhatikan. Termasuk saat minum teh hijau.

Lalu, bagaimana teh hijau bisa memengaruhi fungsi hati? Berikut penjelasannya, dirangkum dari laporan yang diterbitkan pada 14 Juli lalu.

1. Teh hijau bisa mendukung kesehatan hati

Penyakit hati MASLD (Metabolic dysfunction-Associated Steatotic Liver Disease), dulu dikenal sebagai penyakit hati berlemak, adalah kondisi serius. Penyakit ini terjadi ketika terlalu banyak lemak menumpuk di sel-sel hati, yang akhirnya menyebabkan kerusakan hati. Saat ini, diperkirakan penyakit ini memengaruhi 30% orang dewasa di seluruh dunia. Seringkali, penyakit ini tidak menunjukkan gejala.

Menurut ahli gizi Johannah Katz, MA, RDN, konsumsi teh hijau bisa meningkatkan kesehatan hati, terutama pada orang yang sudah memiliki penyakit hati berlemak. Studi laboratorium menunjukkan bahwa senyawa EGCG, atau katekin utama dalam teh hijau, bisa memengaruhi jalur-jalur di hati. Penelitian pada manusia juga mengaitkan konsumsi teh hijau dengan peningkatan beberapa penanda kesehatan hati.

2. Mengurangi peningkatan kadar enzim hati

Kadar enzim hati yang tinggi sering menjadi tanda adanya masalah di hati. Tapi, kebiasaan minum teh hijau bisa membantu menurunkan kadar enzim tersebut ke tingkat yang lebih sehat.

"Membiasakan minum teh hijau dikaitkan dengan penurunan enzim hati, bahkan hanya dalam beberapa minggu konsumsi rutin," kata Malina Malkani, MS, RDN, CDN, LDN, BLW. Penurunan kadar enzim hati terlihat ketika seseorang minum sekitar 3–4 cangkir teh hijau per hari.

3. Dapat melindungi sel hati

Stres oksidatif terjadi ketika jumlah radikal bebas melebihi antioksidan dalam tubuh. Akibatnya, sel-sel bisa rusak. Di organ hati, stres oksidatif adalah pendorong utama cedera sel, terutama saat organ sedang tertekan akibat penumpukan lemak dan peradangan.

Antioksidan utama dalam teh hijau, yaitu EGCG, bisa membantu menetralkan molekul tidak stabil yang berkontribusi pada kerusakan sel. Senyawa katekin EGCG ini juga mendukung pertahanan antioksidan, mengatur peradangan, dan metabolisme lemak di hati. Selain itu, EGCG juga mendukung autofagi, yaitu proses pembersihan seluler yang membantu sel-sel hati membersihkan komponen yang rusak.

Kebiasaan lain yang mendukung kesehatan hati

Selain minum teh hijau, gaya hidup seimbang juga penting untuk menjaga kesehatan hati jangka panjang. Beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Konsumsi makanan seimbang: Prioritaskan makanan utuh dan kurangi makanan olahan. Makanan yang dikonsumsi perlu bergizi seimbang, kaya karbohidrat, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Hindari lemak jenuh dan makanan dengan gula tambahan.
  • Tetap aktif: Olahraga teratur membantu tubuh membakar trigliserida sebagai bahan bakar. Ini akan mengurangi jumlah lemak yang tersimpan di hati seiring waktu.
  • Batasi paparan terhadap racun: Bahan kimia dalam produk seperti pembersih, asap rokok, atau aerosol berbahaya bagi sel-sel hati. Gunakan produk-produk ini di ruangan terbuka atau yang berventilasi baik. Hindari juga merokok.
  • Batasi atau hindari alkohol: Alkohol bisa merusak hati dan menyebabkan jaringan parut (sirosis), atau ketika sel hati perlahan rusak. Membatasi atau menghindari alkohol adalah salah satu cara terbaik untuk mendukung kesehatan hati.

Secara keseluruhan, teh hijau memang punya potensi untuk mendukung kesehatan hati, terutama karena kandungan antioksidannya. Tapi, efeknya tidak berdiri sendiri. Kebiasaan minum teh hijau harus dibarengi dengan pola makan sehat, olahraga, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok atau minum alkohol. Teh hijau bukan obat ajaib, tapi bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sehat untuk hati.

teh hijaukesehatan hatiantioksidanEGCGpenyakit hati berlemakenzim hatistres oksidatif

Komentar

Memuat komentar...