Dua Perempuan Tersesat di Gunung Sipiso‑piso, Ditemukan
Gambar atau konten salah?
Karo – Dua perempuan muda dari Medan tersesat saat melakukan perjalanan wisata berdua di kawasan hutan sekitar objek wisata Gunung Sipiso‑piso (Bukit Gundul), Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Mereka hilang ketika hendak turun dari puncak Gunung Sipiso‑piso.
Kapolsek Tigapanah, AKP Dedy S. Ginting, mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Menurutnya, informasi datang dari masyarakat yang melaporkan dua pengunjung perempuan yang tersesat. “Laporan menyebutkan bahwa dua remaja perempuan yang sebelumnya melakukan perjalanan dari puncak Gunung Sipiso‑piso mengalami kesulitan menemukan jalan pulang dan tersesat di area hutan,” ujarnya pada Rabu, 17 Juni 2026.
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian segera menuju lokasi. Mereka bekerja sama dengan warga sekitar untuk mencari kedua wisatawan. “Petugas bersama warga menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban dengan peralatan seadanya serta bantuan pengeras suara,” kata Kapolsek. Pencarian sulit karena malam sudah turun, sehingga cahaya terbatas. Namun, kedua korban akhirnya ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
Petugas melaporkan bahwa kedua perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah itu, mereka dibawa ke Polsek Tigapanah. Di sana, petugas memberi makanan untuk menjaga kondisi fisik dan mencegah masalah lain. “Memberikan makanan dan memastikan kondisi keduanya dalam keadaan baik sebelum diberangkatkan ke Medan,” tambah Kapolsek.
Setelah dirawat singkat, kedua korban diberangkatkan kembali ke Kota Medan. Kapolsek mengimbau para pengunjung objek wisata alam agar selalu memperhatikan waktu, kondisi cuaca, dan tidak melakukan perjalanan sendiri atau tanpa pendamping ke area yang belum dikenal guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya persiapan dan kewaspadaan saat menjelajahi kawasan hutan. Meskipun kedua korban selamat, kejadian ini mengingatkan bahwa perjalanan di alam memerlukan perencanaan matang dan perhatian ekstra terhadap faktor risiko.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gempa 3,9 di Aceh Jaya, 17 Juni 2026, Tanpa Tsunami
SIM Keliling Medan Hadir di 5 Gerai, Warga Bisa Perpanjang SIM
Simalungun Siap Rehabilitasi Gedung Islamic Center Rp4 Miliar
Video Jukir Medan Tanpa Rompi, Dishub Klarifikasi Penanganan
Sumatera Utara: Hujan Ringan 17 Juni, Risiko Banjir
Qodari: MBG Tidak Bisa Dihentikan, Program Utama Prabowo
Berita Terbaru
Dua Perempuan Tersesat di Gunung Sipiso‑piso, Ditemukan
Jawa Barat Hitung Anggaran Bantu Murid 78 Ribu di SMA Negeri
Rumor Wanita Jaga Pos Ronda di Watuagung Dibatalkan
BXSea Buka Eksibisi Kuda Laut Perut Besar, Kerja Sama Jepang
Messi Hat-Trick, Argentina Kalahkan Aljazair 3-0 Piala Dunia
Piala Dunia 2026: DANA Festival Hadiah Miliaran, Streaming
Pogba: Manchester United Bisa Jadi Juara Liga Inggris Segera Menjelang 2026
AI Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis & Argentina Unggul
Jawa Barat Tawarkan Rp2,7 Juta per Siswa ke Sekolah Swasta
