Fico Fachriza Kembali Menyembah Setelah 10 Tahun di Tasik

Dian P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Fico Fachriza Kembali Menyembah Setelah 10 Tahun di Tasik

Gambar atau konten salah?

Fico Fachriza, komika berusia 31 tahun, pernah mengaku tidak pernah beribadah selama sepuluh tahun. Ia dikenal lewat komedi di televisi dan film, salah satu filmnya adalah My Idiot Brother 2: Angel, Kami Semua Punya Mimpi.

Fico memiliki akun di Sociabuzz, sebuah platform yang memungkinkan penggunanya menerima donasi sekaligus tantangan. Pada suatu hari, ia menerima donasi dan tantangan dari salah satu temannya untuk pergi ke Tasikmalaya.

“Saya mungkin sudah 10 tahun gak salat, bahkan saya salat Id saja bolos. Saya pas momen itu di-donate ke Tasik sama teman saya, di rumah mertuanya dia saya ke sana nyamperin, cerita-cerita azan magrib,” ujar Fico saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi: No Secret.

Di rumah mertua temannya, ia mendengar azan maghrib. Awalnya ia biasanya menjawab “Gak, duluan” ketika diajak salat, namun kali ini ia merespon dengan ragu namun tetap “Iya mau.”

“Saya biasanya kalau diajak salat magrib jawab saja pede, ‘Gak, duluan’. Pas dia ajak kok teduh. Dia tanya, ‘Lo mau salat gak?’ (Fico jawab) ‘Iya mau’, saya jawab dengan ragu, tapi mau. Tasik kan airnya dingin, pas saya wudu basuh muka itu segar banget. Saya merasa ih kayaknya saya diterima lagi deh,” tambahnya.

Fico harus duduk saat salat karena ACL (anterior cruciate ligament) di dengkulnya masih mengganggu. Saat membaca tahiyat akhir, ia tiba‑tiba lupa. Ia menulis, “Pas saya salat, saya salat duduk karena ada ACL (anterior cruciate ligament) di dengkul. Pas tahiyat akhir saya lupa bacaannya, hilang dari kepala saya, padahal baca tahiyat awal saya baca, padahal bacaanya sama kayak tahiyat awal cuma beda di (bagian) Ibrahim, tapi gak ketemu bacaannya. Selesai saya salat itu udah 15 menit,”

Setelah itu, ia merasa marah dan angkuh. “Saya marah, saya merasa angkuh juga di situ,” ungkapnya.

Fico kemudian merenungkan bahwa semua ini berada di tangan Allah. “Lama‑lama saya, saya kosongin saja deh. Pas kosong saya dapat (pengingat) oh ternyata ini semua punya Allah, bukan pemikiran brilliant saya. Kalau Allah mau ambil itu, ya hilang. Kalau Allah mau kasih lagi ya dapat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa adik temannya, Ananta Rispo, pernah mengatakan bahwa terakhir kali ia masuk masjid dan salat adalah ketika ayahnya meninggal. “Adik komika Ananta Rispo ini mengatakan terakhir masuk masjid dan salat adalah ketika ayahanda meninggal dunia,” kata Fico.

Fico menambahkan bahwa ia pertama kali masuk masjid setelah sepuluh tahun tidak beribadah. “Ternyata itu pertama kali saya masuk masjid itu setelah 10 tahun mungkin saya tinggal di situ. Saya pertama kali masuk masjid itu pas salat mayit itu,” tuturnya.

Pengalaman ini menegaskan kembali bahwa perjalanan spiritual seseorang bisa berubah kapan saja, bahkan setelah bertahun-tahun terputus. Fico kini lebih sadar akan pentingnya ibadah dan kesadaran diri dalam kehidupan sehari‑harinya.

Fico FachrizakomikaibadahTasikmalayaSociabuzzazan maghribACLspiritual

Komentar

Memuat komentar...