Frekuensi Seks Pasangan: Manfaat Kesehatan dan Risiko
Gambar atau konten salah?
Frekuensi berhubungan seks di antara pasangan bervariasi. Beberapa berhubungan 2–3 kali seminggu, sementara yang lain melakukannya setiap hari. Aktivitas ini sering dianggap menyenangkan dan dapat membantu menenangkan pikiran serta merilekskan tubuh. Namun, apakah aman jika dilakukan tanpa jeda?
Menurut data yang dikutip, hanya sekitar 4% orang dewasa yang melaporkan berhubungan seks setiap hari. Ini ditemukan dalam survei tahun 01 Januari 2017. Biasanya, frekuensi meningkat saat pasangan masih dalam masa bulan madu atau baru menikah.
Situasi yang serupa muncul ketika pasangan berusaha memiliki anak. Hubungan seksual yang lebih sering dapat meningkatkan peluang kehamilan.
Selain mempertimbangkan frekuensi, rutin berhubungan seks ternyata membawa banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan mental. Berikut hasilnya:
- Meredakan stres
Aktivitas seksual dan orgasme dapat menurunkan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin, serta meningkatkan pelepasan endorfin dan oksitosin. Hasilnya, perasaan tenang dan bahagia.
- Memperbaiki kualitas tidur
Penelitian tahun 01 Januari 2019 menunjukkan bahwa berhubungan seks sebelum tidur membantu seseorang tertidur lebih cepat dan menikmati tidur yang lebih nyenyak.
- Meredakan rasa nyeri
Endorfin dan hormon lain yang dilepaskan selama gairah berfungsi sebagai pereda nyeri alami, mirip dengan cara kerja opioid. Hal ini dapat membantu mengurangi kram menstruasi, migrain, atau sakit kepala.
- Menjaga kesehatan jantung
Studi jangka panjang yang dipublikasikan dalam American Journal of Cardiology menemukan bahwa pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung, dibandingkan mereka yang hanya melakukannya sekali sebulan atau lebih jarang.
- Kurangi risiko kanker prostat
Penelitian di Amerika Serikat melibatkan lebih dari 32.000 pria. Hasilnya, pria yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali per bulan memiliki risiko 20% lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang hanya melakukan ejakulasi 4–7 kali per bulan.
Ringkasnya, meskipun hanya 4% orang dewasa yang berhubungan seks harian, rutinitas ini dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk pengurangan stres, meningkatkan kualitas tidur, meredakan nyeri, dan menurunkan risiko penyakit jantung serta kanker prostat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Panduan Praktis Suami Menemani Istri Capai Orgasme
Studi Jepang: Hidung Besar Terkait Ukuran Penis Hasil
Minggu Terbaik untuk Berhubungan Seks: Pagi vs Malam
Siklus Respons Seksual: Tahap, Manfaat, Kesehatan Jantung
27 Tahun Wanita Jakarta Ungkap Rahim Ganda di Reddit AMA
Studi: Seks Sebelum Tidur Meningkatkan Kualitas Tidur
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
