Frisian Flag Tekankan Nutrisi Emosional Anak di Surabaya
Gambar atau konten salah?
Di Atrium Tunjungan Plaza 6 Surabaya, sebuah acara bertajuk 'Nutrisi Tepat untuk Memaksimalkan Tumbuh Kembang Anak' digelar oleh Frisian Flag dalam rangkaian 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti'. Para orang tua yang hadir tampak antusias, karena sesi ini memberikan banyak pengetahuan baru yang bisa langsung diterapkan.
Acara yang berlangsung pada hari pertama ini menghadirkan tiga pembicara. Mereka adalah Head of Masterbrand & Future Innovation Kanya Ramyacitta, dokter spesialis anak dr. Atika Nurmalitasari Sp.A -, dan seorang momfluencer bernama Angela Listiarini Prayitno yang datang bersama putrinya, Yovanka Angel Wijaya. Topik yang dibahas sejalan dengan kampanye utama Frisian Flag, yaitu menutrisi dan menemani perjalanan keluarga Indonesia, baik sekarang maupun di masa depan.
Dr. Atika Nurmalitasari, yang merupakan dokter spesialis anak, menjelaskan bahwa memberikan nutrisi yang tepat, seimbang, dan berkelanjutan sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak. Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian orang tua. Menurutnya, kecukupan nutrisi anak tidak hanya bisa dilihat dari kondisi fisik, tetapi juga dari sisi emosional.
"Mungkin orang tua kadang-kadang lupa nih di sisi emosionalnya. Kalau dari sisi fisik, sebetulnya yang tepat itu adalah yang sesuai sama kurva dan sesuai sama tren kenaikan berat badannya," ujar dr. Atika di acara yang digelar pada Jumat, 19 Juni 2026.
Ia melanjutkan, dari sisi emosional, anak yang mendapatkan nutrisi cukup biasanya lebih aktif. Suasana hatinya pun lebih terjaga dan tidak mudah rewel dalam waktu lama. "Dia akan lebih aktif, ya kan mood-nya tuh terjaga, nggak lama-lama cranky. Terus kalau misalnya udah mulai masuk usia sekolah, dia menerima pelajaran dengan lebih mudah. Jadi, kadang-kadang guru-guru tuh, 'Eh, pintar ya anaknya, gampang nih diajarinya.' Nah, hal-hal seperti itu tuh kadang-kadang orang tua mungkin kurang ngeh bahwa itu adalah buah yang kita petik dengan pemberian nutrisi yang tepat dan seimbang," paparnya.
Selain soal nutrisi, dr. Atika juga menyebutkan beberapa hal lain yang perlu dilakukan orang tua secara konsisten. Pertama, tidur yang cukup. Ia menekankan bahwa ayah dan ibu sering kali lupa bahwa tidur yang cukup membantu anak mencapai tinggi badan dan potensi optimalnya.
Kedua, aktivitas fisik. Anak perlu bergerak—lari, olahraga, atau bermain bola—karena itu membantu pertumbuhan tubuh. Ketiga, stimulasi dan kasih sayang dari orang tua. Menurut dr. Atika, anak yang mendapat stimulasi dan kasih sayang tanpa batas akan tumbuh lebih baik, baik sekarang maupun di masa depan.
"Untuk anak yang stimulasinya terjaga, kasih sayang dari orang tuanya mengalir enggak ada batasnya, dia akan tumbuh lebih baik kini dan nanti. Sama juga selain tiga hal tadi, nutrisi yang tepat dan seimbang, pemberian susu setiap hari itu juga bisa membantu anak-anak untuk tumbuh lebih aktif dan lebih hebat lagi kemudian hari," ujarnya.
Ketika ada orang tua yang bertanya apakah boleh memberikan susu setiap hari, dr. Atika menjawab dengan tegas: boleh. "Enggak masalah, asalkan enggak terus dalam satu hari minumnya 1 liter ya. Secukupnya, karena mendukung nutrisi anak," katanya.
Sementara itu, Kanya Ramyacitta, Head of Masterbrand & Future Innovation, menjelaskan bahwa Frisian Flag sudah hadir di Indonesia selama lebih dari 100 tahun. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa perusahaan susu tersebut konsisten menemani keluarga Indonesia dari dulu hingga sekarang, dan akan terus berlanjut.
"Kita selalu ingin memastikan bahwa produk-produk kita memang mengandung nutrisi yang memang dibutuhkan di tiap tahap kehidupannya. Dengan ada Omega 3&6 untuk anak kecil, kemudian ada 4 kali kalsium dan 15 kali vitamin D3 untuk yang usia sekolah, itu merupakan bukti bahwa kita konsisten dengan produk kita untuk menemani keluarga Indonesia," kata Kanya.
Ia menjelaskan, Frisian Flag memiliki visi yang disebut Nourishing Indonesia. Visi ini bertujuan menutrisi keluarga Indonesia agar bisa menjalani kehidupan yang lebih baik. Susu, menurutnya, dibutuhkan di setiap tahap kehidupan—mulai dari masa kecil, usia sekolah, hingga ketika seseorang berkeluarga nanti.
"Makanya kita juga ingin bersama keluarga Indonesia di tiap tahap kehidupannya. Itu yang membuat kita ada di tiap tahap kehidupan. Karena susu sebenarnya memang dibutuhkan di tiap tahap kehidupan. Makanya kita ingin terus bersama mereka ketika mereka kecil, ketika mereka usia sekolah, ketika mereka nanti berkeluarga lagi, Frisian Flag tuh ada bersama mereka," jelasnya.
Frisian Flag juga berharap keluarga Indonesia ke depannya bisa mendapatkan nutrisi yang tepat di setiap fase kehidupan. Manfaatnya, kata Kanya, bisa dirasakan sejak kecil. Anak-anak menjadi lebih cermat, dan ketika memasuki usia sekolah, mereka menjadi lebih aktif. Semangat itu, menurutnya, sudah ada dari dalam diri anak-anak dan hanya perlu ditumbuhkan.
"Sehingga keluarga Indonesia bisa menjadi keluarga yang lebih baik dan melangkah ke kehidupan yang lebih baik lagi. Dan Frisian Flag bersama mereka di tiap tahap kehidupannya agar rasanya kehidupan mereka tuh lebih ringan, mendapatkan nutrisi yang tepat, sehingga keluarga Indonesia bisa tetap ditemani Frisian Flag ini," urainya.
Dari sudut pandang orang tua, Angela Listiarini Prayitno, seorang momfluencer, menyampaikan harapannya. Ia berharap semua anak, termasuk anaknya sendiri, bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Ia ingin mereka menjadi anak yang cerdas, dan kelak menjadi generasi penerus bangsa yang maju dan sukses.
"Gen-gen Alpha ini bakalan jadi penerus bangsa. Mungkin bisa jadi pemimpin, atau mungkin bisa meraih impian dan cita-cita mereka. Jadi, harapanku semua yang di sini tentunya anak-anaknya bisa sukses, berhasil, dan juga mungkin penonton yang di rumah, yang mungkin nonton. Nah, itu juga semuanya bisa sukses, bertumbuh kembang dengan baik, dan tentunya nutrisinya selalu tepat," harapnya.
Acara 'Temani Langkahmu, Kini dan Nanti' sendiri berlangsung selama tiga hari, dari 19 hingga 21 Juni 2026, di Atrium Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Berbagai kegiatan yang disediakan berhasil menarik perhatian pengunjung selama acara berlangsung.
Anak-anak dan orang tua bisa merasakan keseruan di empat stasiun yang disediakan. Di Station 1, yang bertajuk Semangat Kebaikan Susu, pengunjung diajak untuk mengenal proses pembuatan susu Frisian Flag lengkap dengan manfaat nutrisinya. Kemudian di Station 2, bernama Senangnya Berkreasi, terdapat aktivitas kreatif di mana anak-anak bisa menempelkan stiker di botol tanpa batas waktu. Aktivitas ini didukung oleh produk Frisian Flag yang mengandung Omega 3 dan 6.
Selanjutnya, di Station 3 yang disebut Nikmatnya Bereksplorasi, fokusnya adalah mendukung semangat anak usia sekolah. Mereka didorong untuk beraktivitas dengan dukungan nutrisi dari Frisian Flag yang mengandung Vitamin D3 dan Kalsium. Terakhir, ada Station 4 yang bernama Semangat Pagi. Di sini, pengunjung bisa merasakan pengalaman sarapan bersama Frisian Flag Kental Manis sebagai bagian dari rutinitas pagi keluarga.
Selain keempat stasiun itu, ada juga area bermain bernama Semangat Jelajah. Di sini, tersedia permainan virtual interaktif. Ada juga spot khusus untuk menulis pesan bagi orang tua, yaitu area Pesan Kamu untuk Ibu dan Ayah. Pengunjung juga bisa bersantai di Frisian Flag Cafe sambil menikmati berbagai kreasi menu yang menggunakan bahan dasar produk Frisian Flag.
Acara juga dimeriahkan oleh penampilan kids parade, hiburan, dan tari tradisional yang dibawakan oleh anak-anak dari Jawa Timur.
Secara keseluruhan, acara ini menekankan bahwa tumbuh kembang anak tidak hanya soal tinggi badan atau berat badan yang ideal. Keseimbangan antara nutrisi, aktivitas, stimulasi, dan kasih sayang menjadi faktor yang saling terkait. Orang tua yang menyadari hal ini, menurut para pembicara, akan melihat dampaknya tidak hanya pada fisik anak, tetapi juga pada cara mereka belajar, bermain, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spanyol Siap Rotasi, Yamal dan Williams Jadi Starter Lawan Arab Saudi
Spanyol Hadapi Arab Saudi, Laga Hidup-Mati di Grup H
Wakil DPRD Puji Kapolrestabes Surabaya karena Dekat di Medsos
NU Wajibkan Koperasi Lepas Saham Tambang ke Perkumpulan
Empat calon lokasi Muktamar NU 2026: Sumbar, NTB, Jatim, Jakarta
Dusun Mayang di Pamekasan Berubah Jadi Miniatur Piala Dunia
Berita Terbaru
Frisian Flag Tekankan Nutrisi Emosional Anak di Surabaya
Spanyol Siap Rotasi, Yamal dan Williams Jadi Starter Lawan Arab Saudi
Prancing Dihimbau Tak Remehkan Irak
Bolivia Nyatakan Darurat Nasional, Protes Lumpuhkan Distribusi BBM
Rayhan Hannan Diikat Persija Jakarta Hingga 2029
Pria di Gianyar Ditemukan Tewas Usai Pamit Lari di Pantai
Marquez Juara MotoGP Ceko, Kalahkan Ogura dan Bagnaia
Harga Tiket Medan-Bangkok Melonjak Tiga Kali Lipat, Jastip Terpaksa Setop
Pemadaman Listrik di Kuningan, Wisatawan Bekasi Gagal Nikmati Kopi