Garuda Uji Internet Cepat di 30.000 Kaki

Eko P. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Garuda Uji Internet Cepat di 30.000 Kaki

Gambar atau konten salah?

Garuda Indonesia meluncurkan proyek percontohan konektivitas internet berkecepatan tinggi pada penerbangan GA-960. Waktunya bertepatan dengan peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lewat percobaan ini, penumpang bisa mengakses internet cepat selama penerbangan. Mereka juga bisa mencoba panggilan video di ketinggian lebih dari 30.000 kaki. Berbagai aktivitas digital lain juga didukung.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyebut proyek ini dikemas dalam kampanye "Sinyal Merdeka". Kampanye ini memaknai semangat kemerdekaan lewat konektivitas dan inovasi. Sebagai bagian dari aktivasi, pembacaan Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI disiarkan langsung melalui koneksi internet di pesawat. Naskah itu diperdengarkan lewat sistem pengeras suara di kabin. Semua penumpang bisa mengikutinya secara serentak.

Dalam proyek percontohan ini, 81 penumpang mendapatkan akses khusus untuk mencoba konektivitas berkecepatan tinggi di pesawat. Angka 81 dipilih karena mewakili usia kemerdekaan Indonesia. Angka itu juga menjadi bagian dari pengujian pengalaman konektivitas generasi baru Garuda Indonesia.

Glenny mengatakan pengembangan konektivitas ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan. Tujuannya memperkuat nilai tambah layanan sebagai maskapai penerbangan penuh layanan. Langkah ini sekaligus merespons kebutuhan masyarakat akan konektivitas digital yang semakin mulus.

"Transformasi Garuda Indonesia tidak hanya berfokus pada penguatan fundamental bisnis dan operasional, tetapi juga bagaimana transformasi tersebut dapat dirasakan langsung melalui pengalaman perjalanan yang semakin relevan bagi pengguna jasa. High-speed inflight connectivity menjadi salah satu inovasi yang kami persiapkan untuk menghadirkan nilai tambah tersebut," jelas Glenny dalam keterangan tertulis, Rabu (19 Agustus 2026).

"Melalui Sinyal Merdeka, kami juga ingin menghadirkan cara yang berbeda dalam memperingati Kemerdekaan Indonesia. Naskah Proklamasi yang disiarkan secara langsung melalui konektivitas di pesawat menjadi simbol bahwa di ketinggian lebih dari 30 ribu kaki sekalipun, Garuda Indonesia terus membawa semangat Indonesia untuk tetap terhubung dan bergerak maju," lanjutnya.

Melalui proyek percontohan ini, Garuda Indonesia akan menguji kesiapan teknologi dan pengalaman pengguna. Uji coba mencakup akses internet berkecepatan tinggi selama penerbangan. Selain berkirim pesan dan mengakses informasi, penumpang terpilih bisa mencoba aktivitas dengan kebutuhan konektivitas lebih besar. Salah satunya panggilan video selama penerbangan.

Proyek percontohan selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Garuda Indonesia. Evaluasi mencakup performa konektivitas, pengalaman pengguna, kesiapan operasional, aspek keselamatan, dan kesesuaian dengan regulasi penerbangan. Pengembangan layanan akan dilakukan bertahap. Garuda Indonesia akan mempertimbangkan kesiapan armada dan teknologi pendukung.

Proyeksi implementasi bertahap dimulai pada 2027. "Ini merupakan langkah awal dari pengembangan yang akan terus kami lakukan. Ke depan, kami ingin pengalaman terbang bersama Garuda Indonesia semakin seamless dan terkoneksi tanpa meninggalkan karakter layanan khas Indonesia yang menjadi kekuatan kami," tutup Glenny.

Inisiatif ini menunjukkan bagaimana maskapai nasional mulai merespons permintaan penumpang akan konektivitas tanpa batas. Uji coba pada penerbangan komersial Indonesia pertama untuk layanan semacam ini. Keberhasilan proyek akan tergantung pada kesiapan teknis dan kepatuhan terhadap regulasi.

internet cepatkonektivitas penerbanganGaruda IndonesiaSinyal Merdekapanggilan videopenerbangan komersialtransformasi layanan

Komentar

Memuat komentar...