Gudang Plastik Bekas di Jabon Tumbang Terbakar, 11.25 WIB

Yuli S. · 2 min baca · 49 menit lalu · 22 dibaca
Bisik.id
Gudang Plastik Bekas di Jabon Tumbang Terbakar, 11.25 WIB

Gambar atau konten salah?

7 Juni 2026 – Sebuah gudang yang berisi tumpukan plastik bekas di Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, terbakar hebat pada pukul 11.25 WIB. Api menyebar cepat, menghasilkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi. Warga di sekitar, termasuk di Desa Gempol Gisik dan Desa Kedungcangkring, dapat melihat kobaran dari kejauhan.

Hasan, seorang warga berusia 32 tahun dari Desa Kedungcangkring, mengingatkan bahwa asap hitam sudah terlihat sejak awal. “Kebakaran itu segera diketahui warga setempat karena asap hitam pekat tampak membumbung tinggi. Sayangnya api yang menjadi pangkal asap hitam itu sudah kadung membesar,” ujarnya. Ia menambahkan, “Sekitar pukul 11.25 WIB api sudah terlihat besar. Asap hitamnya tinggi sekali sampai kelihatan dari jauh. Banyak warga yang kemudian datang mendekat untuk melihat kejadian.”

Hasan juga menjelaskan kesulitan akses. “Kondisinya memang agak masuk ke dalam, aksesnya tidak mudah. Tapi karena asapnya besar, warga penasaran dan datang melihat.” Meskipun jalan menuju gudang sempit, warga tetap berusaha mendekat untuk memeriksa kondisi yang terbakar.

Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Sidoarjo segera dikirim. Tiga unit mobil pemadam, dua dari Pos Porong dan satu dari Pos Candi, dikerahkan ke lokasi. Komandan Regu Pos Damkar Porong, Roy, mengonfirmasi kebakaran tersebut. Ia menegaskan bahwa material plastik yang mudah terbakar membuat api cepat membesar.

“Objek yang terbakar merupakan gudang berisi tumpukan plastik bekas. Karena bahan yang terbakar mudah menyala, api cepat membesar saat petugas tiba di lokasi,” kata Roy. Ia juga mengakui bahwa akses menuju lokasi menjadi kendala utama. “Kendala utama ada pada akses menuju lokasi. Namun petugas berupaya maksimal untuk menjangkau titik api dan melakukan pemadaman,” jelasnya.

Setelah berjuang, petugas berhasil menlokalisir kobaran. “Alhamdulillah api berhasil kami lokalisir. Saat ini sudah dalam tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,” pungkas Roy. Saat ini belum ada informasi pasti mengenai penyebab kebakaran atau nilai kerugian. Petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menyoroti risiko tinggi yang ditimbulkan oleh penyimpanan plastik bekas. Kebakaran semacam ini dapat terjadi dengan cepat, menuntut kesiapan dan akses yang baik bagi petugas. Kesiapan warga dan petugas menjadi kunci dalam mengendalikan situasi sebelum menimbulkan kerusakan lebih luas.

kebakarangudang plastikSidoarjoasap hitampetugas pemadam kebakaranakses sempitBPBDpenyimpanan plastik bekas

Komentar

Memuat komentar...