Prabowo Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Warga Menunggu
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto tiba di SRMP 17 Tabanan pada 07 Juni 2026. Warga di Sentra Mahatmiya, Tabanan, Bali, menunggu sejak pagi. Ibu-ibu rumah tangga, termasuk Widia, menyiapkan sambutan hangat.
Widia, yang berada di antara barisan warga, mengucapkan harapan kepada Presiden. “Saya berharap kepada Pak Presiden supaya harga sembako bisa diturunkan,” katanya. Ia menambahkan, “Terutama harga cabai. Sekarang mahal. Kalau bisa kembali normal. Kasihan ibu-ibu rumah tangga.”
Prabowo datang sekitar pukul 11.30 Wita. Ia melambaikan tangan dari atas Maung saat melewati warga yang berjejer di pinggir jalan. Pasukan baris-berbaris dan Tari Kecak dipentaskan oleh murid-murid SRMP 17 Tabanan menambah semarak suasana.
Widia mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sudah pagi menunggu Pak Presiden. Rasanya senang bisa melihat langsung, karena selama ini cuma lihat di medsos atau TV,” ujarnya.
Visi kunjungan ini adalah meninjau kondisi SRMP 17 Tabanan, sebuah sekolah rakyat yang menjadi satu-satunya program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Pulau Dewata. Sekolah ini melayani 75 siswa yang berasal dari Tabanan, Gianyar, Buleleng, Badung, dan Kota Denpasar.
Keberadaan sekolah ini penting bagi banyak keluarga. Dengan fasilitas terbatas, mereka bergantung pada dukungan pemerintah dan masyarakat. Kunjungan Presiden menambah harapan akan perbaikan dan perhatian lebih.
Secara keseluruhan, hari itu menandai momen penting bagi warga Tabanan. Kunjungan Prabowo Subianto tidak hanya menjadi sorotan media, tetapi juga simbol harapan akan perubahan nyata di bidang pendidikan dan ekonomi lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
