Haji Bolot 84 Tahun Kembali Setelah Jantung dan Infeksi
Gambar atau konten salah?
Haji Bolot, komedian senior berusia 84 tahun, baru-baru ini melewati serangkaian komplikasi kesehatan yang cukup serius. Selain serangan jantung, ia juga didiagnosis infeksi bakteri pada ginjal dan penumpukan dahak di paru‑paru.
Wahyu, manajer dan keponakan Haji Bolot, pertama kali mengungkapkan bahwa dokter menemukan bakteri di ginjal. Untuk mengatasi infeksi tersebut, pasien harus menjalani cuci darah.
“Cuci darah karena ada bakteri di ginjal. Cuci darah tapi alhamdulillah sekarang mah cuci darah sekali saja,” ujarnya.
Masalah pernapasan muncul ketika dahak menumpuk di paru‑paru. Penanganan sedot dahak menjadi fokus agar kondisi tidak memburuk.
“Terus sama sedot ini dahak, ada masalah di paru‑parunya juga,” jelas Wahyu.
Awalnya, Haji Bolot mengeluhkan sesak napas yang ia kira hanya masuk angin. Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter menegaskan bahwa ia mengalami serangan jantung berat. Karena fasilitas medis di rumah sakit pertama tidak memadai, ia segera dirujuk ke rumah sakit lain untuk operasi pemasangan ring guna membuka penyumbatan pembuluh darah jantung.
“Iya, itu serangan jantung berat. Makanya langsung proses itu pasang ring,” ujar Wahyu.
Meskipun harus menghadapi masalah ginjal, paru‑paru, dan jantung sekaligus, keluarga tetap bersyukur. Istri Haji Bolot, Nurhayati, menyatakan, “Namanya sudah sepuh ya, apa‑apa jadi penyakit istilahnya. Tapi sekarang sudah ditangani, untung pas nunggu gak parah banget gitu.”
Haji Bolot menunjukkan ketahanan fisik yang kuat meski usianya sudah senja. Peristiwa ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat pada komplikasi kesehatan, terutama pada lansia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
