Harga Diesel BP-AKR dan Vivo Naik ke Rp30.890/Liter

Rizki W. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 99 dibaca
Bisik.id
Harga Diesel BP-AKR dan Vivo Naik ke Rp30.890/Liter

Gambar atau konten salah?

Di awal Mei 2026, harga bahan bakar diesel di dua SPBU swasta di Jakarta naik secara signifikan. Kenaikan ini terlihat di BP‑AKR dan Vivo.

Di BP‑AKR, produk BP Ultimate Diesel yang sebelumnya dijual seharga Rp 25.560/liter kini dipatok Rp 30.890/liter. Perubahan ini membuat harga diesel di SPBU tersebut menjadi lebih tinggi dibandingkan SPBU lain.

Sementara di Vivo, Primus Diesel Plus mengalami kenaikan dari Rp 14.610/liter menjadi Rp 30.890/liter. Kenaikan ini mencatatkan selisih yang cukup besar, hampir dua kali lipat harga awal.

PT Pertamina (Persero) belum menyesuaikan harga BBM di Jakarta sejak 18 April 2026. Pada 02 Mei 2026, laman resmi Pertamina mengumumkan “Pertalite tetap dibanderol Rp 10.000/liter, Pertamax, Rp 12.300/liter, Pertamax Turbo Rp 19.400/liter dan Pertamax Green Rp 12.800/liter,” menegaskan bahwa semua produk masih menggunakan harga sebelumnya.

Berikut harga BBM Pertamina per 02 Mei 2026:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter
  • Pertamax: Rp 12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp 19.400/liter
  • Pertamax Green 95: Rp 12.900/liter
  • Dexlite: Rp 23.600/liter
  • Pertamina Dex: Rp 23.900/liter

Harga BBM di SPBU lain pada tanggal tersebut:

  • BPBP 92: Rp 12.390/liter
  • BP Ultimate: Rp 12.930/liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp 30.890/liter
  • VIVO Revvo 92: Rp 12.390/liter
  • VIVO Revvo 95: Rp 12.930/liter
  • VIVO Diesel Primus: Rp 30.890/liter

Penyesuaian harga BBM non‑subsidi diatur oleh Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Secara keseluruhan, pergerakan harga diesel di SPBU swasta menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan harga Pertamina, sementara Pertamina tetap mempertahankan tarifnya sejak akhir April 2026. Hal ini mencerminkan perbedaan kebijakan harga antara SPBU swasta dan perusahaan milik negara.

Harga dieselSPBU swasta JakartaBP‑AKRVivoPertaminaKeputusan Menteri ESDM 245.K/MG.01/MEM.M/2022Kebijakan harga BBM

Komentar

Memuat komentar...