Harga Pertamax Naik, Purbaya: Beberapa Konsumen Pindah

Bayu K. · 1 min baca · 8 jam lalu · 8 dibaca
Bisik.id
Harga Pertamax Naik, Purbaya: Beberapa Konsumen Pindah

Gambar atau konten salah?

Purbaya Yudhi Sadewa menjawab ajakan beralih dari Pertamax ke Pertalite di media sosial setelah Pertamax naik menjadi Rp 16.250 per liter. Ia menegaskan bahwa beberapa persen konsumen pasti akan beralih setelah penyesuaian harga, namun ia belum menghitung potensi tambahan beban anggaran subsidi BBM.

“Kita nggak hitung (potensi tambahan beban anggaran subsidi), tetapi begini, pasti ada berapa persen yang pindah. Cuma kan harusnya nggak semuanya pindah,” ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11 September 2026). Ia menambahkan, “Kenapa? Karena kan yang beli Pertamax tahu mobilnya cocok untuk Pertamax.”

Purbaya optimistis tidak semua pengguna Pertamax akan beralih ke Pertalite. Dengan demikian, ia berharap dampak ke anggaran subsidi BBM tidak terlalu signifikan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku telah mewaspadai potensi peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengawasan akan diperkuat terhadap distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa salah satu instrumen yang saat ini digunakan adalah sistem QR Code dalam pembelian BBM subsidi. Ia menyatakan, “Antisipasi, mitigasi pasti dilakukan. Misalnya saat ini untuk akses BBM subsidi kan menggunakan QR ya, walaupun mungkin banyak juga oknum-oknum yang mengakali ini, namun pemerintah, Menteri ESDM sudah meminta untuk Pertamina dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan di bawah.”

Dengan kebijakan harga yang baru, pemerintah menyiapkan mekanisme pengawasan tambahan untuk mencegah penyalahgunaan subsidi. Sementara itu, Purbaya menekankan bahwa tidak semua konsumen akan beralih, sehingga beban anggaran subsidi BBM diperkirakan tidak akan meningkat drastis.

PertamaxPertaliteharga BBMsubsidi BBMPurbaya Yudhi SadewaESDMQR Codeperalihan konsumen

Komentar

Memuat komentar...