Hari Arafah: Waktu Puncak Ibadah Haji dan Doa Utama

Dewi M. · 2 min baca · 8 hari lalu · 17 dibaca
Bisik.id
Hari Arafah: Waktu Puncak Ibadah Haji dan Doa Utama

Gambar atau konten salah?

Hari Arafah adalah hari kesembilan bulan Dzulhijjah dalam kalender Islam dan menandai puncak pelaksanaan ibadah haji. Pada hari ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah SWT.

Melansir laman Muslim.or.id, Hari Arafah termasuk waktu mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda melalui riwayat dari ‘Amr bin Syu'aib dari ayahnya, dari kakeknya: الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Artinya: “Sebaik‑baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR Tirmidzi nomor 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Berikut doa yang diamalkan Rasulullah SAW dan para nabi sebelumnya pada Hari Arafah sebagaimana dinukil dari laman Almanhaj:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Arab Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir.

Artinya: “Tidak ada ilah yang berhak diibadahi selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan semesta dan bagi-Nya segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Bacaan doa Hari Arafah tersebut tercantum dalam hadits Rasulullah SAW berikut:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ، وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٍ

Artinya: “Sebaik‑baik doa adalah doa di hari Arafah. Dan sebaik‑baik yang aku ucapkan dan juga para nabi sebelumku adalah: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir.” (HR At‑Tirmidzi dari Abdullah bin Amr RA).

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir dan memohon ampunan kepada Allah SWT pada Hari Arafah. Menukil akun Instagram @lektur.kemenag, salah satu dzikir yang dapat diamalkan pada Hari Arafah adalah sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهُ الْعَظِيمَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Arab Latin: Astagfirullahul-'adziim wa atuubu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung dan bertaubat kepada-Nya.”

Keutamaan Doa dan Dzikir Hari Arafah

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Hari Arafah menjadi salah satu waktu terbaik untuk memperbanyak doa dan dzikir kepada Allah SWT. Imam Nawawi rahimahullah menyebut keutamaan besar Hari Arafah ialah sebagai hari paling utama sepanjang tahun untuk berdoa. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, dan membaca Al‑Qur’an pada Hari Arafah. Doa tersebut dapat dipanjatkan untuk diri sendiri maupun orang lain, seperti keluarga, sahabat, hingga seluruh kaum muslimin.

Imam Nawawi juga mengingatkan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan keutamaan Hari Arafah. Kesempatan istimewa ini hanya datang sekali dalam setahun dan tidak dapat diulang kembali ketika telah berlalu.

Demikian bacaan doa dan dzikir Hari Arafah yang dapat diamalkan setiap muslim. Dengan memperbanyak doa dan dzikir pada hari ini, umat dapat mengekspresikan rasa syukur dan memohon ampunan kepada Allah SWT, serta memperkuat hubungan spiritual dalam rangka menyiapkan diri untuk pelaksanaan ibadah haji.

Hari ArafahDoaDzikirHajiAllah SWTRasulullahImam Nawawi

Komentar

Memuat komentar...