Hari Pendidikan Nasional 2026 Jatuh Sabtu, Bukan Libur

Putri N. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Hari Pendidikan Nasional 2026 Jatuh Sabtu, Bukan Libur

Gambar atau konten salah?

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap 02 Mei dan menjadi ajang bagi masyarakat untuk menegaskan peran pendidikan dalam membangun masa depan bangsa. Meskipun dirayakan secara nasional, Hari Pendidikan Nasional tidak termasuk dalam hari libur nasional atau tanggal merah.

Keputusan pemerintah menegaskan status tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 67 Tahun 1961, yang mengubah keputusan sebelumnya mengenai hari-hari nasional yang bukan hari libur. Dengan demikian, Hari Pendidikan Nasional tetap menjadi hari nasional, bukan hari libur.

Berikut bunyi keputusan tersebut: “Pasal 1 angka 1 Keputusan Presiden No 316 tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang bukan hari libur, diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:
1. Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 02 Mei.”

Untuk tahun 2026, Hari Pendidikan Nasional jatuh pada hari Sabtu. Bagi sekolah atau kantor yang mengamalkan libur akhir pekan pada Sabtu dan Minggu, tanggal tersebut dapat bersamaan dengan libur akhir pekan. Namun, bagi yang tidak menerapkan kebijakan tersebut, kegiatan sekolah maupun kantor tetap berlangsung seperti biasa.

Selain itu, Hari Pendidikan Nasional tidak tercantum dalam daftar hari libur nasional maupun cuti bersama tahun 2026 yang ditetapkan oleh SKB 3 Menteri. Artinya, pemerintah tidak menetapkan libur khusus untuk memperingati momen tersebut.

Setiap tahun, Hari Pendidikan Nasional biasanya disambut dengan berbagai kegiatan, mulai dari upacara bendera, pentas seni, hingga perlombaan di sekolah dan instansi. Pada tahun ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan tema resmi: Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tema ini mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.

Sejarah Hari Pendidikan Nasional tidak terlepas dari tokoh Ki Hadjar Dewantara. Ia dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional karena perjuangannya membuka akses pendidikan bagi seluruh rakyat. Nama aslinya, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, lahir pada 02 Mei 1889. Tanggal kelahirannya kemudian ditetapkan sebagai hari peringatan pendidikan setiap tahun.

Selama hidupnya, Ki Hadjar kritis terhadap kebijakan pemerintah kolonial Belanda, khususnya di bidang pendidikan. Akses sekolah lebih banyak diberikan kepada kalangan bangsawan, orang kaya, atau keturunan Belanda. Karena sikap kritis tersebut, ia pernah diasingkan ke Belanda bersama Ernest Douwes Dekker dan Tjipto Mangunkusumo. Ketiganya kemudian dikenal luas sebagai Tiga Serangkai.

Setelah kembali ke Tanah Air, Ki Hadjar mendirikan Taman Siswa pada 03 Juli 1922 sebagai lembaga pendidikan bagi masyarakat pribumi. Setelah Indonesia merdeka, ia dipercaya menjadi Menteri Pendidikan. Ki Hadjar wafat pada 26 April 1959. Untuk menghormati dedikasi dan perjuangannya di bidang pendidikan, pemerintah menetapkan tanggal kelahirannya, 02 Mei, sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 yang diterbitkan pada 16 Desember 1959. Aturan itu kemudian diperbarui melalui Keputusan Presiden Nomor 67 Tahun 1961 tentang hari-hari nasional yang bukan hari libur.

Dengan demikian, Hari Pendidikan Nasional tetap menjadi hari nasional yang diperingati dengan kegiatan formal dan nonformal, namun tidak menjadi hari libur. Tahun 2026 menandai jatuhnya peringatan ini pada hari Sabtu, sehingga bagi sebagian orang dapat bersamaan dengan libur akhir pekan. Tema resmi tahun ini menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Sejarah Ki Hadjar Dewantara tetap menjadi landasan bagi nilai-nilai pendidikan yang diangkat pada hari tersebut, mengingat peran pentingnya dalam membuka akses pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hari Pendidikan NasionalKeputusan PresidenKi Hadjar DewantaraTaman SiswaPendidikan BermutuHari NasionalTanggal 02 Mei

Komentar

Memuat komentar...