Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Gambar atau konten salah?
Menjelang tahun ajaran baru 2026, toko-toko alat tulis di Kota Malang mulai dipadati pembeli. Salah satu yang terlihat ramai adalah Toko ATK Dian Ilmu yang berlokasi di Jalan Wilis, Kecamatan Klojen. Pada hari Minggu, 12 Juli 2026, orangtua dan anak-anak tampak mengantre untuk membeli perlengkapan sekolah.
Caca, seorang karyawan di Toko ATK Dian Ilmu, mengatakan bahwa pola belanja tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. "Kalau tahun kemarin, H-3 minggu itu orang baru mulai belanja. Tapi kalau tahun ini, dari H-1 bulan sebelum masuk sekolah, masyarakat sudah banyak yang mencicil belanja," ujarnya pada hari Minggu, 12 Juli 2026.
Menurut Caca, barang yang paling awal diburu adalah buku tulis. Jumlah pengunjung terus meningkat hingga mencapai puncaknya sehari sebelum sekolah dimulai. Selain buku tulis, perlengkapan lain seperti sampul buku, krayon, pensil kayu, pulpen, rautan, dan penghapus juga banyak dicari. Barang-barang ini terutama dibutuhkan oleh siswa SD dan SMP.
"Nanti biasanya setelah masuk sekolah, atau seminggu setelah masuk sekolah, toko masih akan ramai. Biasanya mereka gantian memburu sampul buku dan krayon," tambah Caca.
Untuk mengantisipasi lonjakan pembeli dan mencegah kehabisan stok, pihak toko sudah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Manajemen toko mulai mencicil pasokan barang tiga bulan sebelum tahun ajaran baru dimulai. "Persiapan dari toko kita mulai dari H-3 bulan. Stok buku dan krayon sudah mulai dimasukkan dan disimpan di gudang. Jadi pas pasar sudah mulai bergerak di H-1 bulan, kita enggak ketakutan kehabisan stok atau susah cari barang," jelas Caca.
Caca tidak menyebutkan angka pasti kenaikan omzet, tetapi ia mengatakan bahwa perputaran uang pada tahun ajaran baru kali ini meningkat cukup signifikan. Target omzet yang biasanya baru tercapai pada H-3 tahun lalu, kini sudah bisa terlampaui lebih cepat.
Untuk mengatasi jumlah pembeli yang membludak dan menghindari antrean panjang seperti tahun lalu, manajemen toko memutuskan menambah tenaga kerja musiman dan fasilitas meja kasir. "Kita ada penambahan karyawan part-time selama 2 bulan. Bulan pertama fokus untuk pembekalan product knowledge, lalu bulan kedua diterjunkan saat puncak tahun ajaran baru. Selain itu, berkaca dari tahun lalu yang antreannya cukup mengular, tahun ini kita juga menambah jumlah kasir," tandasnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa orangtua di Malang mulai lebih awal mempersiapkan kebutuhan sekolah anak-anak mereka. Perubahan kebiasaan belanja ini mungkin dipengaruhi oleh pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana antrean panjang dan stok barang yang terbatas menjadi masalah. Dengan persiapan yang lebih matang dari pihak toko dan pembeli yang mulai mencicil belanja, proses menyambut tahun ajaran baru diharapkan berjalan lebih lancar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
RSKKA Berlayar, Sasar Empat Pulau Sulit Akses
Gus Yahya Maju Lagi di Muktamar NU, Singgung Dunia Baru
Pelukis Lamongan Banjir Order Lukisan Messi-Ronaldo
Bediding Landa Kota Batu, Suhu Tembus 11 Derajat
Gus Yahya Bahagia Muktamar NU di Tambakberas
Lonjakan Penumpang KAI di Surabaya Capai 39.320 Orang
Berita Terbaru
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris
Revisi Perpres Karbon Pulihkan Kepercayaan Investor
Putra Bob Marley Wujudkan Mimpi Sang Ayah Lewat Kopi
Ødegaard: Norwegia Kurang Beruntung Lawan Inggris