Presiden Prabowo Beri Peringatan Soal Pajak Karbon

Sigit W. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Presiden Prabowo Beri Peringatan Soal Pajak Karbon

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto secara terbuka membahas tentang pajak karbon atau carbon tax. Menurut pandangannya, instrumen pajak ini kini sudah menjadi kebutuhan yang berlaku di banyak negara, termasuk di kota-kota besar di dunia.

Prabowo menyebut Beijing, China, sebagai contoh kota yang sudah menerapkannya. Pajak karbon di sana disebut mendorong pengurangan penggunaan sepeda motor maupun kendaraan berbahan bakar minyak. "Dan nanti mungkin karena ini sudah kebutuhan dunia, jadi ada namanya carbon tax. Di kota-kota besar seperti di Beijing enggak bisa motor bensin masuk," ujarnya saat meresmikan Motor Listrik Nasional di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Presiden tidak menyebut secara jelas apakah pajak karbon akan diterapkan di Indonesia. Ia hanya memperingatkan orang-orang yang masih gemar menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak untuk mulai beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan, seperti kendaraan listrik. "Jadi ini warning aja yang masih nekat gandrung dengan motor bensin ya," kata Prabowo.

Pemerintah, lanjutnya, akan menyiapkan skema yang mudah bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Salah satunya adalah program substitusi kendaraan bermotor dari bahan bakar minyak ke listrik. "Tapi tenang aja kita ada skema-skema nanti yang sudah terlanjur punya motor bensin, nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa tukar tambah. Kau setor motor yang lama, dapat motor baru, ya tambah dikit lah ya kan," jelas Prabowo.

Pernyataan ini muncul saat peresmian Motor Listrik Nasional. Pajak karbon sendiri merupakan pungutan atas emisi karbon yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil. Meski belum pasti diterapkan, peringatan dari Presiden ini bisa diartikan sebagai langkah awal untuk mendorong perubahan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam menggunakan kendaraan.

pajak karboncarbon taxkendaraan listrikmotor listriksubstitusi kendaraankendaraan ramah lingkunganperingatan presiden

Komentar

Memuat komentar...