IHSG Kembali Terkoreksi, Ditutup di Level 6.121
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak beranjak dari zona merah sepanjang sesi perdagangan hari ini. Berdasarkan data dari RTI Business, indeks ditutup pada level 6.121,7 atau melemah 0,43%.
Sepanjang hari, IHSG bergerak fluktuatif. Indeks sempat dibuka di level 6.118,8 dan mencapai titik tertinggi di angka 6.150,5. Namun, tekanan jual yang cukup deras membuat indeks sempat menyentuh level terendahnya di 6.013 sebelum akhirnya ditutup di kisaran 6.121.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 38,33 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,24 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan hari ini tercatat sebanyak 1.808.600 kali transaksi.
Kondisi pasar hari ini memang didominasi oleh aksi jual. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 373 saham ditutup melemah, sementara 303 saham lainnya berhasil menguat. Adapun 118 saham tercatat stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.
Pelemahan ini bukan hanya terjadi hari ini. Secara mingguan, IHSG tercatat melemah cukup dalam, yakni sebesar 2,47%. Bahkan secara bulanan, indeks terkoreksi hingga 7,25%. Kondisi ini menunjukkan tekanan yang cukup berat di pasar saham dalam beberapa pekan terakhir.
Meski begitu, jika dilihat dari rentang waktu yang lebih panjang, kinerja IHSG masih mencatatkan penguatan. Secara tiga bulanan, indeks masih menguat 3,83%. Namun, dalam enam bulan terakhir, IHSG justru terkoreksi cukup tajam hingga 17,73%.
Pelemahan IHSG ini terjadi di tengah berbagai sentimen yang mempengaruhi pasar modal Tanah Air. Kondisi ini tentu menjadi perhatian para investor, baik itu investor ritel maupun institusi. Mereka perlu mencermati pergerakan pasar yang cenderung volatil akhir-akhir ini. Dengan kondisi seperti ini, para pelaku pasar tentu berharap agar IHSG bisa segera bangkit kembali pada sesi perdagangan berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Dibuka Merah, Terjun ke Level 6.083
BEI Berlakukan Short Selling 5 Saham Mulai 1 Oktober
Dolar AS Tembus Rp 18.000 di Awal Perdagangan Selasa
BEI Hapus Batas Minimum Harga Saham, 26 Saham Rp 50 Kena ARB
Low Tuck Kwong Tetap Kuasai Bayan Resources
Saham Tambang Kompak Melemah Usai Aturan Baru Terbit
