IHSG Kembali Terkoreksi, Ditutup di Level 6.121

Dewi M. · 2 min baca · 1 jam lalu · 19 dibaca
Bisik.id
IHSG Kembali Terkoreksi, Ditutup di Level 6.121

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak beranjak dari zona merah sepanjang sesi perdagangan hari ini. Berdasarkan data dari RTI Business, indeks ditutup pada level 6.121,7 atau melemah 0,43%.

Sepanjang hari, IHSG bergerak fluktuatif. Indeks sempat dibuka di level 6.118,8 dan mencapai titik tertinggi di angka 6.150,5. Namun, tekanan jual yang cukup deras membuat indeks sempat menyentuh level terendahnya di 6.013 sebelum akhirnya ditutup di kisaran 6.121.

Total volume transaksi tercatat sebanyak 38,33 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 13,24 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan hari ini tercatat sebanyak 1.808.600 kali transaksi.

Kondisi pasar hari ini memang didominasi oleh aksi jual. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 373 saham ditutup melemah, sementara 303 saham lainnya berhasil menguat. Adapun 118 saham tercatat stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Pelemahan ini bukan hanya terjadi hari ini. Secara mingguan, IHSG tercatat melemah cukup dalam, yakni sebesar 2,47%. Bahkan secara bulanan, indeks terkoreksi hingga 7,25%. Kondisi ini menunjukkan tekanan yang cukup berat di pasar saham dalam beberapa pekan terakhir.

Meski begitu, jika dilihat dari rentang waktu yang lebih panjang, kinerja IHSG masih mencatatkan penguatan. Secara tiga bulanan, indeks masih menguat 3,83%. Namun, dalam enam bulan terakhir, IHSG justru terkoreksi cukup tajam hingga 17,73%.

Pelemahan IHSG ini terjadi di tengah berbagai sentimen yang mempengaruhi pasar modal Tanah Air. Kondisi ini tentu menjadi perhatian para investor, baik itu investor ritel maupun institusi. Mereka perlu mencermati pergerakan pasar yang cenderung volatil akhir-akhir ini. Dengan kondisi seperti ini, para pelaku pasar tentu berharap agar IHSG bisa segera bangkit kembali pada sesi perdagangan berikutnya.

IHSG melemahIndeks Harga Saham Gabungantekanan jualpasar sahamkoreksi indeksvolume transaksisentimen pasar

Komentar

Memuat komentar...