IHSG Naik 5,03% ke 6.309,73, LQ45 5,50%; BUMN Naik di LQ45
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi pertama perdagangan pada Senin, 15 Juni 2026 dengan kenaikan 5,03 % ke level 6.309,73. Indeks memulai hari pada 6.118,72 dan terus menguat hingga penutupan. Volume perdagangan mencapai 33,25 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 17,20 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1.928.752 kali selama sesi pertama.
Papan utama LQ45 juga mencatat kenaikan 5,50 % ke level 630.325. Dari total saham yang diperdagangkan, 660 saham menguat, 86 saham melemah, dan 70 saham tetap stagnan hingga penutupan sesi pertama.
Emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjukkan performa kompak. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 15,18 % ke harga Rp 5.425 per saham. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ATNM) naik 12,98 % ke Rp 3.220 per saham. PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) naik 8,90 % ke Rp 159 per saham. PT Timah (Persero) Tbk (TINS) naik 7,88 % ke Rp 3.560 per saham. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) naik 7,69 % ke Rp 60 per saham.
Di sektor finansial, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) juga menguat. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) naik 6,18 % ke Rp 3.780 per saham. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 5,00 % ke Rp 4.410 per saham. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 4,12 % ke Rp 2.970 per saham.
Hari perdagangan ini menandai momentum positif di pasar modal Indonesia, dengan indeks utama dan papan utama menunjukkan kenaikan signifikan. Kinerja kuat BUMN dan bank-bank milik negara menambah kepercayaan investor terhadap pasar saham pada sesi pertama. Kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek ekonomi dan kebijakan fiskal yang mendukung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia target Rp13,03 triliun investasi 2025‑2029 8%
DJP Ajukan Pagu Indikatif Rp5,40 Triliun 2027 ke DPR
Pasar Padurenan Baru Bekasi: Sempit, Kosong, Badai Sampah
KAI Tambah Frekuensi LRT Jabodebek Pagi 15 Juni Paling Padat
Menteri Keuangan Koordinasi BGN, MBG Disusun Ulang 1 Bulan
Menteri Investasi Tambahan Anggaran Rp 578,93 Miliar 2027