IHSG Turun 6.400, Menteri Purbaya Tak Khawatir, Pasar Pulih

Fajar H. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
IHSG Turun 6.400, Menteri Purbaya Tak Khawatir, Pasar Pulih

Gambar atau konten salah?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam hari ini. Hingga tengah hari, indeks ini telah menurun hingga 6.400, menandai penurunan terbesar dalam beberapa minggu terakhir.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi penurunan tersebut dengan tenang, menekankan bahwa pasar masih sehat. Menurutnya, penurunan IHSG tidak perlu dikhawatirkan karena semua dapat diperbaiki. Ia menilai bahwa kerugian hanyalah akibat sentimen negatif jangka pendek yang dapat diatasi lewat kebijakan fiskal dan moneter.

Purbaya menegaskan bahwa pondasi ekonomi Indonesia sudah sangat kuat. Ia tetap optimis bahwa IHSG dapat pulih dalam waktu dekat. "Nggak apa-apa, nanti kita perbaiki. Kan pondasi ekonominya kan bagus, itu masalah sentimen jangka pendek aja. Jadi, saya akan fokus jaga pondasi ekonomi dengan memastikan pembangunan ekonomi tidak terganggu,"

Ia menyampaikan hal tersebut di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Senin 18 Mei 2026, di tengah diskusi tentang kebijakan fiskal dan stabilitas pasar.

Ketika ditanya mengenai sentimen pasar, Purbaya mengingatkan bahwa ada anggapan Indonesia bisa kembali ke krisis ekonomi 1998 karena pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Ia menegaskan bahwa situasi saat ini berbeda dari masa lalu. "Oh ini kan banyak sentimen. Kalau rupiah melemah seolah kita akan bergerak seperti 1998 lagi. Beda 1998 itu kebijakannya salah,"

Purbaya mengingatkan bahwa pada 1998, kebijakan salah menyebabkan ekonomi melambat hingga resesi sejak 1997. Namun ia menegaskan bahwa tahun ini ekonomi masih tumbuh dengan cepat, menunjukkan tren positif yang mendukung pasar saham. "Kita kan sekarang belum resesi. Ekonomi masih tumbuh kencang, jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semua,"

Ia mengajak para investor untuk tidak takut menanamkan modal di bursa efek. Menurutnya, saat harga turun ini adalah waktu yang tepat untuk membeli saham dengan harga murah, karena harga saham cenderung kembali naik setelah koreksi. "Jadi, teman‑teman nggak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut serok ke bawah sekarang. Jadi, jangan lupa beli saham,"

Dengan penurunan IHSG yang signifikan, namun pondasi ekonomi tetap kuat, peluang beli saham masih terbuka. Investor dapat memanfaatkan kondisi ini untuk menambah portofolio mereka, sambil tetap memantau kebijakan fiskal dan sentimen pasar.

IHSGPurbaya Yudhi Sadewapenurunan pasarkebijakan fiskalsentimen pasarrupiahekonomi Indonesia

Komentar

Memuat komentar...