Indonesia Fokus Pasokan Minyak dari Afrika dan Latin Amerika

Fitri A. · 1 min baca · 2 jam lalu · 12 dibaca
Bisik.id
Indonesia Fokus Pasokan Minyak dari Afrika dan Latin Amerika

Gambar atau konten salah?

Arif Havas Oegrosono, Wamenlu, mengatakan Indonesia tidak terpengaruh oleh penutupan Selat Hormuz, yang kini kembali ditutup oleh Iran. Kamis, 11 Juni 2026, ia berbicara di DPR RI, Senayan, Jakarta.

"Nah gini kalau mengenai masalah apa, minyak, ya, jadi strategi kita itu adalah sekarang ini kita mendapatkan pasokan dari kawasan yang tidak memerlukan lewat Hormuz," kata Havas kepada wartawan.

Ia menegaskan Indonesia sudah mendapat pasokan BBM dari tiga negara di Afrika. Aljazair, Nigeria dan Angola menjadi sumber utama.

"Jadi kita banyak kerja sama sekarang dengan Aljazair, Nigeria, Angola, di Afrika. Jadi banyak pasokan minyak dari Afrika. Jadi, so far oke, so far so good," ucap dia.

Selain itu, Havas mengumumkan izin baru untuk mengambil pasokan dari Venezuela. Ia juga menargetkan investasi di Latin Amerika.

"Kita juga baru saja mendapatkan izin untuk melanjutkan operasi di Venezuela. Kita akan coba ke investasi di daerah-daerah sekitar Latin Amerika begitu. Kita akan cari, kan Latin Amerika itu banyak potensinya, ya. Jadi kita sedang cari banyak negara di sana yang ada potensi migas, gitu," ujar dia.

Di sisi lain, komando militer Iran kembali menutup Selat Hormuz. Menurut kantor berita AFP, Iran akan menargetkan setiap kapal yang melintasi jalur tersebut.

Semua lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz akan menjadi sasaran," kata komando Khatam al-Anbiya, menurut kantor berita Tasnim.

Keputusan ini menegaskan kembali pentingnya diversifikasi pasokan bagi Indonesia. Dengan mengandalkan sumber minyak di Afrika dan Amerika Latin, negara ini berusaha mengurangi ketergantungan pada jalur air yang kini berisiko.

Selat HormuzPasokan BBMAfrikaLatin AmerikaDiversifikasi pasokan

Komentar

Memuat komentar...