Indonesia Masih Impor 1 Juta Sapi per Tahun

Jaka M. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Indonesia Masih Impor 1 Juta Sapi per Tahun

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyoroti masih tingginya impor daging sapi di Indonesia. Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, atau yang akrab disapa Zulhas, secara terbuka mengakui bahwa Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan daging sapi dari dalam negeri sendiri.

Zulhas mengungkapkan bahwa Indonesia masih mengimpor sekitar satu juta ekor sapi setiap tahun. Untuk mengatasi ketergantungan pada pasokan luar negeri, pemerintah saat ini sedang menyusun langkah-langkah strategis. Salah satu rencana utamanya adalah mempercepat pengembangan industri peternakan sapi nasional melalui kerja sama dengan beberapa negara, yaitu dengan mendatangkan sapi indukan dari luar. "Iya, bener. Kita masih impor 1 juta sapi. Sudah ada kami usulkan Perpres (Peraturan Presiden) untuk pengembangan dengan cepat gitu. Nanti kerja sama dengan beberapa negara agar kita bisa masuk indukan, ya. Indukan sapi itu," jelas Zulhas di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Menurut Zulhas, sapi indukan tersebut dapat didatangkan dari berbagai wilayah, termasuk negara-negara Eropa dan Brasil. Ia mengakui bahwa mendapatkan sapi indukan berkualitas bukanlah perkara mudah. "Bisa dari Eropa, bisa dari Brasil, dan lain-lain. Kan enggak mudah juga tuh dapet indukan," ujar Zulhas.

Tidak hanya soal daging sapi, Zulhas juga menyampaikan rencana pemerintah untuk menekan impor bawang putih. Pemerintah akan memulai gerakan menanam bawang putih secara massal yang melibatkan 17 provinsi. Gerakan ini akan diresmikan pada 19 Agustus 2026 dan akan dipelopori oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) bersama Menteri Pertanian. Presiden Prabowo juga dijadwalkan hadir dalam acara peluncuran tersebut. "Tanam kita. Kan besok tanggal 19 dipelopori oleh Pak Kapolri, Mentan (Menteri Pertanian) dan lain-lain, kita dan Pak Presiden akan melaunching 17 provinsi untuk tanam memulai tanam bawang putih," tutur Zulhas.

Inisiatif ini menunjukkan fokus pemerintah pada upaya peningkatan swasembada pangan, khususnya untuk dua komoditas utama yang selama ini masih bergantung pada impor: daging sapi dan bawang putih. Rencana pemerintah tidak hanya terbatas pada pengadaan sapi indukan, tetapi juga mencakup penciptaan ekosistem peternakan yang lebih mandiri di masa depan.

Impor daging sapiSwasembada panganSapi indukanPeternakan nasionalBawang putihGerakan menanamIndonesia

Komentar

Memuat komentar...