Indonesia Raih 3 Gelar ICC Development Awards, UAE Banyak

Rizki W. · 3 min baca · 1 jam lalu · 33 dibaca
Bisik.id
Indonesia Raih 3 Gelar ICC Development Awards, UAE Banyak

Gambar atau konten salah?

Indonesia meraih tiga gelar juara di tingkat regional pada ICC Development Awards dan melangkah ke empat kategori penghargaan global. Pencapaian ini menempatkan negara ini sejajar dengan Uni Emirat Arab (UAE) sebagai yang memiliki representasi global terbanyak dalam penghargaan pengembangan cricket yang diselenggarakan oleh International Cricket Council (ICC).

Dalam pengumuman resmi ICC, Indonesia dinyatakan sebagai salah satu negara dengan performa paling menonjol di kawasan East Asia-Pacific (EAP). Secara keseluruhan, ICC menetapkan para juara regional dari enam kategori utama untuk kemudian bersaing pada tingkat global. Para pemenang global akan diumumkan pada 01 Juli 2026.

Indonesia tampil sebagai juara kawasan East Asia-Pacific dalam tiga kategori, yaitu ICC Development Initiative of the Year, ICC Associate Member Men's Team Performance of the Year, dan ICC Cricket 4 Good Social Impact Initiative of the Year. Selain itu, Indonesia juga masuk dalam daftar pendek global untuk kategori ICC x Rexona criiio Cricket Festival of the Year.

Dengan tiga gelar juara regional dan satu kategori Global Shortlist, Indonesia menjadi salah satu negara paling sukses pada ICC Development Awards 2025. Bersama UAE, Indonesia mencatat jumlah representasi global terbanyak dibandingkan negara-negara anggota ICC lainnya tahun ini.

Chairman ICC, Jay Shah, dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa ICC Development Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi luar biasa para anggota ICC dalam mengembangkan cricket di seluruh dunia. “Penghargaan ini menyoroti berbagai program luar biasa yang dijalankan oleh anggota ICC untuk memperluas jangkauan cricket, menciptakan peluang baru, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Para pemenang tahun ini menunjukkan inovasi, ambisi, inklusivitas, serta komitmen yang kuat dalam mengembangkan permainan di berbagai belahan dunia,” ujar Shah.

Keberhasilan Indonesia mencerminkan perkembangan signifikan cricket nasional dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai program pengembangan akar rumput, peningkatan partisipasi perempuan, perluasan kompetisi nasional, inovasi digital, program sosial berbasis masyarakat, serta peningkatan prestasi tim nasional telah menjadi bagian dari transformasi yang kini mendapat pengakuan internasional.

“Beberapa tahun lalu, sulit membayangkan Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara-negara pengembang cricket terbaik dunia. Hari ini, melalui kerja keras seluruh komunitas cricket Indonesia, kita berhasil menjadi juara regional dan melangkah ke tingkat global. Ini adalah pencapaian seluruh bangsa, bukan hanya organisasi,” kata Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia, Abhiram Singh Yadav, dalam keterangan persnya.

“Menjadi juara di tingkat regional adalah kehormatan besar. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana momentum ini mendorong kami untuk terus membangun fondasi yang lebih kuat, lebih profesional, dan lebih berkelanjutan bagi generasi cricket Indonesia berikutnya. Pengakuan internasional ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih keras demi mewujudkan visi menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan cricket yang diperhitungkan di kawasan dan dunia,” ujarnya.

Secara singkat, Sekretaris Jenderal Persatuan Cricket Indonesia, Albert W. Tangkudung, menilai pencapaian tersebut menjadi validasi atas arah pembangunan yang telah dijalankan PCI selama beberapa tahun terakhir. “Empat representasi global ini menunjukkan bahwa program-program yang dijalankan cricket Indonesia mendapat pengakuan dunia. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperkuat pembinaan atlet, kompetisi nasional, pengembangan cricket perempuan dan junior, program sosial, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di dalam dan luar negeri,” kata Albert.

“Kami percaya bahwa pertumbuhan cricket harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada prestasi tim nasional, tetapi juga pada pembangunan ekosistem yang berkelanjutan, inklusif, dan mampu memberikan dampak sosial yang positif,” ujarnya.

ICC Development Awards pertama kali diselenggarakan pada 01 Januari 2002 untuk memberikan penghargaan kepada anggota ICC yang menunjukkan inovasi dan dampak nyata dalam pengembangan cricket. Para juara regional dari seluruh dunia kini akan dinilai oleh panel independen yang terdiri dari mantan pemain internasional, perwakilan ICC, media, dan mitra resmi ICC untuk menentukan para pemenang global.

Bagi Cricket Indonesia, pencapaian ini menambah daftar prestasi internasional yang diraih dalam beberapa tahun terakhir sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan cricket tercepat di kawasan East Asia-Pacific. Kini, perhatian tertuju pada pengumuman pemenang global ICC Development Awards 2025 pada 01 Juli 2026.

Terlepas dari hasil akhir nantinya, keberhasilan menjadi juara regional dan melaju ke empat kategori tingkat global telah menjadi bukti bahwa cricket Indonesia terus berkembang, semakin mendapat pengakuan dunia, dan bergerak menuju masa depan yang semakin menjanjikan.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa upaya pengembangan cricket di Indonesia, yang mencakup program akar rumput, partisipasi perempuan, inovasi digital, dan program sosial, telah mendapatkan pengakuan internasional. Hal ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam pengembangan cricket di kawasan East Asia-Pacific.

ICC Development AwardsIndonesiaEast Asia-Pacificcricketpemenang globalprogram pengembanganpartisipasi perempuan

Komentar

Memuat komentar...