Jadwal Haji 2026: Mulai 21 April, Selesai 1 Juli Resmi

Vera T. · 4 min baca · 2 bulan lalu · 119 dibaca
Bisik.id
Jadwal Haji 2026: Mulai 21 April, Selesai 1 Juli Resmi

Gambar atau konten salah?

Jadwal kegiatan haji 2026 dimulai pada 21 April 2026, ketika para calon jemaah mulai masuk asrama haji untuk menjalani masa karantina. Selama berada di asrama, mereka tidak hanya mengikuti pemeriksaan dan pembekalan, tetapi juga wajib mematuhi aturan ketat. Rencana perjalanan ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Haji dan Umrah RI Nomor 7 Tahun 2025.

Perjalanan haji dijadwalkan dimulai pada 21 April 2026 dan berakhir pada 1 Juli 2026. Selama periode tersebut, jemaah akan melewati berbagai tahapan mulai dari keberangkatan, pelaksanaan puncak haji, hingga kepulangan ke Tanah Air. Berikut rincian jadwal lengkapnya.

  • 21 April 2026 – Jemaah haji masuk asrama haji.
  • 22 April 2026 – Awal pemberangkatan Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
  • 1 Mei 2026 – Awal pemberangkatan Gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 6 Mei 2026 – Akhir pemberangkatan Gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
  • 7 Mei 2026 – Awal pemberangkatan Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.
  • 15 Mei 2026 – Akhir pemberangkatan Gelombang I dari Madinah ke Makkah.
  • 21 Mei 2026 – Akhir pemberangkatan Gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah; Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS).
  • 25 Mei 2026 – Pemberangkatan dari Makkah ke Arafah.
  • 26 Mei 2026 – Wukuf di Arafah.
  • 27 Mei 2026 – Idul Adha 1447 H.
  • 28 Mei 2026 – Hari Tasyrik I.
  • 29 Mei 2026 – Hari Tasyrik II (Nafar Awal).
  • 30 Mei 2026 – Hari Tasyrik III (Nafar Tsani).
  • 1 Juni 2026 – Awal pemulangan Gelombang I dari Makkah melalui Jeddah ke Tanah Air; Awal kedatangan Gelombang I di Tanah Air.
  • 7 Juni 2026 – Awal pemberangkatan Gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 15 Juni 2026 – Akhir pemulangan Gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.
  • 16 Juni 2026 – Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H; Awal pemulangan Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air; Awal kedatangan Gelombang II di Tanah Air.
  • 21 Juni 2026 – Akhir pemberangkatan Gelombang II dari Makkah ke Madinah.
  • 30 Juni 2026 – Akhir pemulangan Gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
  • 1 Juli 2026 – Akhir kedatangan Gelombang II di Tanah Air.

Selain mengikuti agenda yang telah ditetapkan, jemaah juga perlu mematuhi berbagai aturan serta larangan selama berada di asrama haji. Pemahaman tersebut penting agar seluruh proses keberangkatan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Panduan berangkat ke asrama haji mencakup beberapa imbauan penting. Calon jemaah diharapkan mengikuti arahan tertulis dalam surat panggilan, memperbanyak zikir dan doa, membaca talbiyah untuk memantapkan diri, serta men-jama’ dan meng-qasar salat karena hukum salat musafir berlaku selama perjalanan. Selama berada di asrama, jemaah tidak diperkenankan melakukan keributan, keluar masuk asrama tanpa aturan, atau tidak memakai Alat Perlindungan Diri (APD) yang telah diberikan, seperti masker dan botol semprot.

Kewajiban selama berada di asrama haji meliputi:

  • Menjalani prosesi penerimaan dan serah terima dari panitia kabupaten/kota kepada PPIH embarkasi.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan tahap akhir sebelum keberangkatan.
  • Menempati tempat akomodasi yang telah ditentukan serta mengonsumsi makanan yang disediakan oleh panitia penyelenggara haji.
  • Menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta mematuhi ketertiban selama di asrama.
  • Menunjukkan sikap toleransi, saling membantu antar jamaah, serta bersabar dalam menghadapi berbagai situasi.
  • Memakai pakaian ihram bagi jemaah gelombang II ketika hendak berangkat dari asrama haji menuju bandara.

Untuk jemaah gelombang II, niat ihram dapat dilakukan di asrama embarkasi, di dalam pesawat saat melintasi miqat (Yalamlam atau Qarnul Manazil) setelah pemberitahuan dari kru, atau setibanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Berangkat menuju bandara embarkasi juga memiliki imbauan tersendiri. Calon jemaah diharapkan menaiki bus dengan tertib dan teratur sesuai dengan regu dan rombongan, memperhatikan tas tentengan dan tas paspor agar tidak tertinggal, serta membaca doa atau mengaminkan doa pembimbing ibadah saat berangkat menuju bandara. Larangan meliputi membawa majalah atau rekaman porno, tulisan provokatif, narkoba, rokok lebih dari 200 batang, jamu berlebihan, serta menerima titipan barang dari siapa pun karena risiko barang terlarang.

Anjuran sebelum berangkat ke tanah suci menekankan beberapa hal penting:

  • Menjaga kondisi kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi.
  • Merawat kebugaran fisik dengan berolahraga secara teratur.
  • Menyelesaikan urusan pribadi, dinas, dan sosial kemasyarakatan.
  • Menyiapkan bekal untuk keluarga yang ditinggalkan.
  • Menyiapkan barang-barang bawaan, mulai dari dokumen (Surat Panggilan Masuk Asrama/SPMA, bukti setor luas Bipih berwarna biru, buku dan/atau kartu kesehatan), perbekalan, pakaian, sampai obat-obatan pribadi.
  • Melaksanakan salat sunah safar dua rakaat dan berdoa untuk keselamatan diri dan keluarga yang ditinggalkan.

Masa persiapan di asrama haji bukan sekadar menunggu keberangkatan, tetapi menjadi momen penting untuk memantapkan niat, menjaga kesehatan, dan melengkapi seluruh kebutuhan perjalanan ibadah. Dengan mengikuti jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan, diharapkan seluruh rangkaian haji 2026 dapat berjalan lancar dan para jemaah memperoleh haji yang mabrur.

Perjalanan haji 2026 menuntut disiplin dan kesabaran dari setiap jemaah. Jadwal yang ketat, aturan yang jelas, dan persiapan yang matang menjadi kunci utama agar ibadah dapat terlaksana dengan aman dan tertib. Keberhasilan setiap jemaah dalam menunaikan ibadah haji tidak hanya bergantung pada kondisi fisik, tetapi juga pada kepatuhan terhadap prosedur dan sikap saling menghormati antar sesama jamaah. Dengan demikian, musim haji 2026 diharapkan menjadi pengalaman spiritual yang bermakna bagi semua peserta.

Jadwal Haji 2026Asrama HajiKeputusan Menteri Haji dan Umrah RIGelombang I dan IIKewajiban AsramaIbadah HajiToleransi dan Disiplin

Komentar

Memuat komentar...