Jembatan Garuda 51m Dimulai di Sukamaju, Selesai 30 Hari
Gambar atau konten salah?
Jembatan Perintis Garuda baru saja dimulai pembangunan di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi. Proyek ini menandai jawaban atas penantian panjang warga yang sempat terisolasi karena banjir besar beberapa tahun lalu.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menilai kolaborasi lintas sektor antara Pemkab Sukabumi, TNI, dan Pemerintah Pusat sebagai langkah penting. Ia mengungkapkan, "Jembatan ini adalah bentuk kasih sayang Bapak Presiden untuk meningkatkan ekonomi dan mobilitas warga Sukabumi. Kami dari Pemda mendukung penuh agar pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu," saat ia hadir pada peletakan batu pertama bersama Danrem 061/SK pada 09 April 2026.
Di lokasi yang sama, Danrem 061/SK Brigjen TNI Thomas Rajunio menegaskan bahwa jembatan sepanjang 51 meter merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI untuk memperkuat wilayah pinggiran. Ia menambahkan, "Jembatan ini akan menghubungkan Kampung Cinagrog di Desa Sukamaju dengan Kampung Batusapi di Desa Sukamanah. Pembangunan ini adalah instruksi langsung Bapak Presiden untuk menyentuh daerah perintis. Kami dari TNI AD selaku pelaksana berharap sinergi yang kuat dari masyarakat agar jembatan ini menjadi manfaat dan ladang amal bagi kita semua,".
Letkol Inf Agung Ariwibowo, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, menjelaskan bahwa tim lapangan akan bekerja maksimal. Ia menyatakan, "Pengerjaan jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari. Kami mengajak warga setempat untuk bergotong-royong membantu proses pembangunan yang mulai dikerjakan pada esok hari," tambahnya.
Warga setempat mengekspresikan kebahagiaan yang meluap. Ustaz Miftah, perwakilan warga, mengenang masa sulit ketika akses terputus total akibat banjir pada Desember 2024. Ia berkata, "Kami sangat bahagia. Jembatan ini adalah impian yang sudah lama kami nantikan," sambil menangis.
Acara juga mencakup kunjungan ke progres Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), yang sudah mencapai 90 persen, serta silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Aman. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pelepasan ikan mas secara simbolis di Sungai Ciseureuh bersama warga sekitar.
Dengan jembatan yang akan memiliki lebar 1,2 meter, akses antar kampung akan menjadi lebih lancar. Proyek ini menandai sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan ekonomi dan mobilitas di daerah pinggiran Sukabumi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Perpres No.27 2026: Potongan Ojek Online 8% Belum Berlaku
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
PPh Final 0,5% Permanen, PT Non‑Perorangan Dikeluarkan
Lirik Lagu Timur: Rindu dan Harapan di Jarak Jauh Menyusuri
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
