Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta

Fandi R. · 2 min baca · 1 jam lalu · 21 dibaca
Bisik.id
Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 31,9 Juta

Gambar atau konten salah?

Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan lonjakan jumlah investor pasar modal yang cukup signifikan. Dalam lima tahun terakhir, jumlah Single Investor Identification (SID) bertambah sekitar 21,9 juta. Kini totalnya mencapai 31,9 juta investor.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata pertumbuhan pasar modal. Ia menekankan bahwa peningkatan jumlah investor terjadi secara konsisten setiap bulan. Bukan hanya sekali atau dua kali, melainkan terus berlanjut.

"Di industri pasar modal 5 tahun yang lalu jumlah investor di pasar modal kita ada 10 juta. Hari ini jumlah investor di pasar modal kita 31,9 juta," kata Jeffrey saat memberikan sambutan di Main Hall BEI, Jakarta, pada Kamis, 01 Oktober 2026.

BEI tidak hanya fokus pada jumlah investor. Mereka juga mendorong pendalaman pasar. Caranya? Melalui penguatan infrastruktur dan pengembangan instrumen derivatif. Salah satu langkah konkretnya adalah meluncurkan ETF Emas. Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan investor yang beragam.

"Kebijakan-kebijakan yang kami lakukan juga tujuannya adalah untuk memperdalam pasar keuangan kita, khususnya pasar modal," jelas Jeffrey.

Perlindungan investor juga menjadi perhatian utama. BEI berupaya menjaga ketersediaan likuiditas di pasar. Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah menurunkan batas minimum harga saham. Tadinya Rp 50, kini menjadi Rp 1. Langkah ini cukup berani.

"Belum lama mungkin menjadi salah satu tonggak sejarah di pasar modal kita, kita tidak lagi punya harga minimum. Hari ini harga terbentuk dengan mekanisme pasar yang baik," pungkasnya.

Jika ditarik benang merah, pertumbuhan investor dari 10 juta menjadi 31,9 juta dalam lima tahun menunjukkan minat masyarakat terhadap pasar modal semakin besar. Kebijakan seperti penghapusan harga minimum saham dan peluncuran ETF Emas adalah upaya BEI untuk menjaga momentum ini. Tujuannya agar pasar modal Indonesia tidak hanya ramai investor baru, tetapi juga memiliki fondasi yang lebih kuat dan likuiditas yang terjaga.

investor pasar modallonjakan SIDETF Emasharga minimum sahamlikuiditas pasarpertumbuhan investasiperlindungan investor

Komentar

Memuat komentar...