Kapolres Sukabumi Berbagi Es Doger di Pantai Karang Naya
Gambar atau konten salah?
Azis (25) menata gerobak es doger di tepi Pantai Karang Naya, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada hari Minggu (14 April 2024). Lebaran yang biasanya mengundang ribuan wisatawan malah membuat gerobak Azis tampak sepi. Ia berdiri di balik gerobak yang masih penuh, namun tak ada pelanggan yang datang.
Di tengah keramaian pantai, Kapolres Sukabumi AKBP Samian sedang melakukan patroli jalan kaki. Tanpa pikir panjang, ia mendekati gerobak Azis. Perwira tersebut memutuskan untuk mengambil seluruh dagangan es doger dan es potong yang masih tersisa. Tujuannya: membagikan gratis kepada anak-anak yang sedang bermain di tepi pantai.
Azis terkejut ketika melihat Kapolres membawa barang dagangan. Ia mengaku, “Alhamdulillah, Pak. Tadi dari tadi kan sepi wae (sepi terus), dari kemarin sepi wae, ya.”
Menurut Azis, kondisi jualan di pantai belakangan ini memang lesu meski bertepatan dengan musim liburan panjang. Ia tak menyangka dagangannya akan ludes seketika karena diborong oleh perwira kepolisian. Azis menyebut total dagangan yang diborong mencapai ratusan ribu rupiah.
Azis menambahkan, “Alhamdulillah hari ini ada yang memborong syukur-syukur. Sampai Rp 700.000, Pak jumlahnya. Kalau 100 porsi itu Rp 500.000, ya. Berarti 140-an porsi ya, 140 porsi.”
Setelah barang dagangan diambil, petugas mulai membagikan es doger dan es potong gratis. Pembagian berlangsung di bawah rindangnya pohon di pinggir pantai, tepat di samping gerobak Azis. Anak-anak yang masih basah setelah bermain air tampak antusias berkerumun mengelilingi petugas. Gelas plastik berisi es doger berwarna merah muda dengan topping roti disiapkan dengan cepat.
Tak hanya Kapolres, aksi ini diikuti langsung oleh jajaran Pejabat Utama Polres Sukabumi. Wakapolres Sukabumi Kompol Agus Susanto dan Kasat Reskrim AKP Hartono sibuk berinteraksi dan membagikan gelas es kepada anak-anak satu per satu. Suara petugas terdengar riuh: “Siapa namanya?” dan “Ini esnya, dimakan ya.”
Suasana terasa sangat akrab, diwarnai senyum lebar anak-anak maupun orang tua yang mendampingi. Langkah kepolisian ini bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan bagian dari upaya persuasif memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan.
Azis menyiapkan sekitar 140 porsi es doger. Selain itu, perwira kepolisian juga membagikan es potong kepada anak-anak yang melintas. AKBP Samian menyebut ada sekitar 300 anak yang berkumpul mencicipi kesegaran es tersebut.
AKBP Samian menjelaskan bahwa aksi memborong es doger ini adalah strategi persuasif untuk menyelamatkan anak-anak dari risiko kecelakaan laut saat ombak pasang. Ia menambahkan, “Ya, ini kita sedang melakukan pemantauan patroli di Pantai Karang Naya. Di mana Pantai Karang Naya ini salah satu destinasi yang cukup menarik, di mana ombaknya bagus, kemudian ada karang.”
Samian memberikan catatan khusus pada karakteristik pantai tersebut yang bisa membahayakan wisatawan, terutama anak-anak. Ia menyatakan, “Namun posisi medan pantainya itu cukup tajam, ya. Sehingga pada saat ada ombak pasang kemudian sampai ke daratan, tarikannya akan cepat.”
Melihat kondisi ombak yang mulai naik pada siang hari, Samian berinisiatif menarik perhatian anak-anak agar menjauh dari bibir pantai menggunakan “umpan” es doger. Ia mengatakan, “Maka pada saat di ombak pasang ini jam 11.00, ya kita coba ajak anak-anak itu untuk ke tepi. Supaya mereka ke tepi, ya kita traktir saja minum atau makan Es Doger, tapi di tepi. Jangan ke tengah melewati garis tanda bahaya atau bendera merah.”
Samian memastikan seluruh anak yang berkumpul mendapatkan bagian. Ia menutup, “Anak-anak yang kita kumpulkan tadi ada kurang lebih 300 anak, ya. Dari 300 kita pastikan semua dapat Es Doger. Mereka bersukacita, riang gembira sambil menikmati deburan ombak pantai yang indah, Pantai Karang Naya Pelabuhan Ratu, sambil makan Es Doger.”
Berkenaan dengan pantauan wisata secara umum, Samian menyebut volume kendaraan dan pengunjung mulai melandai dibanding hari sebelumnya. Ia mengingatkan, “Untuk pantauan hari ini, wisatawan cenderung menurun, ya, relatif menurun dibanding hari kemarin. Namun masih cukup padat. Tentunya kita mengimbau para wisatawan yang akan berkunjung ke Pelabuhan Ratu, atur waktu dengan baik, pelajari, sehingga tidak datang pada saat terjadi kepadatan. Karena pada saat kepadatan tentunya akan menghabiskan banyak waktu di perjalanan.”
Ia menegaskan, “Kalau hari ini kondisi perjalanan rata-rata sudah normal, sehingga wisatawan yang datang hari ini lebih fresh menikmati pemandangan Pantai Karang Naya Pelabuhan Ratu.”
Peristiwa ini menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menjaga keselamatan publik. Dengan memberikan es doger gratis, mereka berhasil mengalihkan perhatian anak-anak dari bahaya ombak pasang, sekaligus menambah kenyamanan bagi keluarga yang berkunjung ke pantai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
Gaji Ke-13 2026: Mulai Bayar ASN, TNI, Polri, Pensiunan
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
Berita Terbaru
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Perpres No.27 2026 Turunkan Komisi Ojek Online Jadi 8%
Riquelme Tantang Perez: Janji Haaland & Beban Anggota
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
