Kebakaran Hanguskan Rumah di Pekutatan, Kerugian Rp250 Juta

Lina F. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kebakaran Hanguskan Rumah di Pekutatan, Kerugian Rp250 Juta

Gambar atau konten salah?

Sebuah kebakaran besar menghanguskan rumah tinggal, dapur, dan bale sari milik warga di Jalan Galuh, Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam, 11 Juli 2026, sekitar pukul 21.15 Wita.

Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Kadek Duwi, yang akrab disapa Mangku Net. Kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 250 juta.

Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari warga pada Minggu, 12 Juli 2026. "Kami menerima laporan dari warga terkait adanya kebakaran rumah tinggal di Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan," ujarnya.

Eko Susilo menjelaskan, kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar pada pukul 21.15 Wita. Api dengan cepat merembet dan membakar sejumlah bangunan di area pekarangan korban. Bangunan yang terdampak meliputi bale sari, dapur, hingga kamar tidur.

Melihat kobaran api yang semakin membesar, warga setempat langsung bergotong-royong mencoba memadamkan api dengan alat seadanya. Sebagian warga lainnya bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Untuk menjinakkan api, kami mengerahkan 4 unit armada mobil pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kejadian. Petugas langsung melakukan lokalisasi area agar tidak merembet ke perumahan warga lainnya," papar Eko Susilo.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa kebakaran ini. Namun, bangunan beserta isinya hangus terbakar. "Korban jiwa nihil. Sementara untuk kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 250 juta," kata Eko Susilo.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di permukiman padat penduduk. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi yang diderita korban cukup besar dan membutuhkan waktu untuk pemulihan.

kebakaranrumah tinggalJembranakerugian materipemadam kebakarangotong royongkewaspadaan

Komentar

Memuat komentar...