Minggu Kliwon Pujut: Pantang Nikah, Baik Gotong Royong
Gambar atau konten salah?
Berdasarkan perhitungan kalender Bali, hari Minggu, 12 Juli 2026 yang jatuh pada Redite Kliwon Pujut memiliki berbagai pertimbangan untuk kegiatan sehari-hari. Masyarakat Hindu di Bali biasanya menggunakan pedoman ala ayuning dewasa ini untuk menentukan waktu yang tepat dalam melaksanakan upacara adat dan ritual keagamaan.
Salah satu catatan penting untuk hari ini adalah tidak disarankan melangsungkan upacara pernikahan atau pawiwahan. Hal ini tercantum dalam wewaran Rangda Tiga yang memiliki nilai alahing dewasa 3. Selain itu, Uncal Balung juga menandakan bahwa hari ini kurang baik untuk mengerjakan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting.
Beberapa wewaran lain memberikan petunjuk spesifik. Asuasa misalnya, mengandung sifat boros sehingga tidak baik untuk berbelanja. Sementara Geni Rawana justru baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api, namun tidak cocok untuk mengatapi rumah, melaspas, atau bercocok tanam. Kajeng Uwudan secara khusus tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman.
Untuk kegiatan tertentu, ada wewaran yang mendukung. Kala Jangkut baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. Kala Katemu cocok untuk menangkap ikan, berburu, memasang jerat, atau mengadakan pertemuan. Kala Kutila Manik baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang, serta upacara Bhuta Yadnya. Kala Ngadeg disarankan untuk membuat pintu gerbang, tembok pekarangan, sangkar ayam, atau bendungan.
Di sisi lain, Kala Sor tidak baik untuk pekerjaan yang berhubungan dengan tanah seperti membajak atau membuat terowongan. Kala Temah juga tidak baik untuk dewasa ayu. Pepedan baik untuk membuka lahan pertanian baru, tapi tidak untuk membuat peralatan dari besi. Semut Sedulur mendukung kegiatan gotong royong, kerja bakti, atau membentuk perkumpulan, namun tidak baik mengubur atau membakar mayat. Sri Tumpuk baik untuk mencari burung.
Perhitungan tambahan untuk hari ini meliputi Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Sida Kasobagian, dan Pratiti: Separsa. Semua ini menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang ingin menjalankan aktivitas sesuai tradisi.
Secara keseluruhan, hari Minggu ini memiliki banyak pantangan untuk kegiatan pernikahan dan pekerjaan penting, namun masih ada beberapa aktivitas seperti pembuatan alat tangkap atau gotong royong yang dianggap baik. Masyarakat biasanya menyesuaikan rencana mereka berdasarkan kombinasi wewaran yang ada.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
