PKB 2026: Kunjungan Asing Naik 137 Persen
Gambar atau konten salah?
Sebanyak 1,8 juta orang tercatat mengunjungi Pesta Kesenian Bali (PKB) edisi ke-48 yang digelar pada tahun 2026. Angka ini disampaikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam pidato penutupan acara tersebut.
Rata-rata, setiap harinya ada sekitar 62 ribu orang yang datang ke PKB 2026. Jumlah ini naik 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Yang lebih mencolok, kunjungan wisatawan mancanegara melonjak drastis. Tercatat 5,7 ribu turis asing hadir, meningkat 137 persen dari tahun 2025 yang hanya 2,4 ribu orang.
Koster sendiri mengaku sangat antusias dengan perhelatan ini. "Saya sendiri nonton ada 16 kali, 13 kali nggak hadir. Saking acara penting nggak bisa hadir, bahkan sampai susah tidur. Soalnya pecinta berat Pesta Kesenian Bali," ujarnya di Art Center, Denpasar, pada Sabtu, 11 Juli 2026.
PKB bukan sekadar panggung bagi para seniman. Acara ini juga menjadi ladang rezeki bagi pelaku usaha kecil. Menurut Koster, 74 stan kuliner yang berjualan selama PKB 2026 berhasil mengumpulkan omzet total Rp 5 miliar. "Tahun lalu Rp 4,9 miliar. Sekarang naik lagi Rp 100 juta," katanya.
Tak hanya itu, sebanyak 124 pedagang yang tergabung dalam stan industri kecil menengah (IKM) Bali Bangkit juga mencatatkan keuntungan besar. Total omzet mereka mencapai Rp 11,3 miliar. "Jadi kalau ditotal kuliner sama IKM itu adalah lebih dari Rp 16 miliar, tepuk tangan untuk kuliner kita," ucap Koster.
Setelah memaparkan pencapaian tersebut, Koster langsung mengumumkan agenda berikutnya. Pemerintah Provinsi Bali akan menggelar Festival Bali Jani 2026. Menurutnya, rangkaian acara seni dan budaya di Bali tidak pernah berhenti.
"Materi Festival Bali Jani meliputi ada pagelaran, parade, lomba, lokakarya, sarasehan, pameran, bursa buku, dan pemberian penghargaan Bali Jani Nugraha," jelas Gubernur yang berasal dari Desa Sambiran, Buleleng itu.
Dari data yang ada, PKB 2026 menunjukkan peningkatan signifikan di sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Lonjakan kunjungan wisatawan asing hingga 137 persen menjadi sorotan utama, sementara omzet gabungan dari kuliner dan IKM yang mencapai lebih dari Rp 16 miliar membuktikan bahwa acara kesenian bisa menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
