Keracunan 7 Orang di Mamuju, Satu Balita Terdampak Pada

Wulan M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
Keracunan 7 Orang di Mamuju, Satu Balita Terdampak Pada

Gambar atau konten salah?

Mamuju – Sebanyak tujuh warga, termasuk balita, dilarikan ke Puskesmas Karama setelah diduga mengalami keracunan. Kejadian terjadi di Desa Karama, Kecamatan Kalumpang, Mamuju pada 29 Maret 2026 pagi, ketika warga menyantap olahan daging anjing.

Usut, pria berinisial JS (30 tahun), memotong anjing yang tampak sakit. Ia kemudian memasak daging tersebut dan mengajak warga lain untuk memakannya. Menurut Kapolsek Kalumpang Ipda Lukman Rahman, kejadian bermula ketika JS melihat anjing peliharaan warga muntah-muntah, lalu memutuskan untuk menyembelihnya.

Setelah daging dimasak hingga matang, beberapa warga mulai merasakan mual dan muntah. Kapolsek melaporkan bahwa sekitar pukul 15.30 Wita, kondisi lima orang menjadi lebih lemas. Mereka kemudian dievakuasi ke Puskesmas Karama. Dua warga lain yang lebih dulu menunjukkan gejala juga segera dilarikan ke fasilitas kesehatan tersebut.

Polisi mencatat bahwa korban terdiri dari satu bayi berusia dua tahun, satu bocah usia delapan tahun, empat remaja berusia 11‑14 tahun, dan satu pemuda berusia 23 tahun. Semua korban sudah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Karama.

Menurut Kapolsek, penyelidikan menunjukkan bahwa anjing yang dipotong diduga telah memakan racun tikus. Ia mengutip keterangan warga dan pelapor yang menyatakan bahwa anjing tersebut muntah sebelum dipotong. “Pendapat pelapor, dugaan sementara anjing yang dipotong lalu dikonsumsi merupakan anjing yang mengalami keracunan atau memakan racun tikus. Hal ini diperkuat karena sebelum dipotong, anjing tersebut terlihat muntah‑muntah,” ujarnya.

Warga Desa Karama mengakui bahwa mengonsumsi daging anjing merupakan kebiasaan bagi sebagian masyarakat setempat. Namun, mereka menegaskan bahwa ini adalah kejadian pertama di desa yang menimbulkan keracunan akibat daging anjing.

Kasus ini menyoroti risiko kesehatan yang terkait dengan konsumsi daging hewan yang tidak terjamin kesehatannya. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam memilih makanan, terutama yang berasal dari hewan yang mungkin terpapar racun atau penyakit.

MamujuKeracunanDaging AnjingPuskesmas KaramaRacun TikusDesa Karama

Komentar

Memuat komentar...