Kisah Mohammad Jamaludin, Sang Penggerak Desa Energi Berdikari

Surya B. · 2 min baca · 1 jam lalu · 23 dibaca
Bisik.id
Kisah Mohammad Jamaludin, Sang Penggerak Desa Energi Berdikari

Gambar atau konten salah?

Mohammad Jamaludin, seorang penggerak dari Dusun Bondan di Cilacap, siap berbagi cerita dalam acara Pertamina Talks Episode 3 yang bertajuk "Sahabat Sejati untuk Negeri". Pria ini adalah tokoh utama di balik perubahan besar di desanya, terutama dalam hal kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi. Dusun Bondan, yang terletak di Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dulunya adalah wilayah pesisir yang terisolasi. Warga di sana hidup tanpa listrik, kesulitan mendapatkan air bersih, dan sering dilanda banjir rob. Namun, Jamaludin tidak tinggal diam. Ia mulai menginisiasi perubahan yang kemudian membawa dampak nyata melalui program Desa Energi Berdikari (DEB), yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan PT Pertamina (Persero).

Dalam acara tersebut, Jamaludin akan menceritakan perjalanannya menggerakkan warga desa. Dari yang awalnya hanya mengandalkan lampu pelita untuk penerangan, kini Dusun Bondan berhasil menjadi desa yang mandiri dan inovatif dalam hal energi. Perubahan ini tidak terjadi dalam semalam. Jamaludin bekerja sama dengan warga untuk memanfaatkan teknologi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, mereka menggunakan panel surya dan kincir angin untuk mengairi tambak ikan dan menerangi fasilitas umum desa. Semua ini dimulai sejak tahun 2017, ketika Jamaludin berkolaborasi dengan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap. Bersama-sama, mereka merintis Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH), yang menggabungkan energi surya dan angin. Inovasi ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga mendukung aktivitas perikanan warga agar lebih tahan terhadap ancaman banjir rob.

Di sektor perikanan, Jamaludin mengembangkan program bernama E-Mbak Mina, singkatan dari Energi Mandiri Tambak Ikan. Program ini memanfaatkan energi terbarukan untuk mengelola tambak ikan. Hasilnya cukup mengesankan. Inovasi ini disebut mampu menekan kerugian akibat banjir rob hingga 80 persen. Selain itu, pendapatan komunitas meningkat hingga Rp120 juta per tahun. Angka ini menunjukkan betapa besar dampak yang bisa dihasilkan dari sebuah inisiatif lokal.

Acara Pertamina Talks Episode 3 ini akan membahas inisiatif Pertamina dalam aspek Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di desa. Jamaludin dianggap sebagai contoh nyata bagaimana seorang Local Hero bisa memberikan dampak signifikan bagi kemajuan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Ia berpegang pada prinsip "berteman dengan alam," dan mengajak generasi muda untuk percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dengan mengenali potensi diri dan alam sekitar.

Diskusi interaktif ini akan digelar pada Kamis, 05 November 2026, pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Acara akan dipandu oleh host Caesar Gunawan dan Indy Arisa. Siaran langsung bisa disaksikan di website, Instagram, TikTok, dan kanal YouTube resmi. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendengar langsung kisah inspiratif Mohammad Jamaludin dan beri dukungan terbaik demi kemandirian desa.

Cerita Jamaludin adalah bukti bahwa perubahan tidak selalu harus datang dari pemerintah atau perusahaan besar. Kadang, satu orang dengan tekad kuat bisa menjadi katalis bagi transformasi seluruh komunitas. Dari Dusun Bondan, kita belajar bahwa keterbatasan bukanlah akhir, melainkan awal dari inovasi.

Mohammad JamaludinDusun Bondankemandirian energiDesa Energi BerdikariPLTH hibridaE-Mbak MinaLocal Hero

Komentar

Memuat komentar...