Kontroversi Kuliner Halal di Bali, Netizen Sindir Minta Saran Nonhalal

Sari D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kontroversi Kuliner Halal di Bali, Netizen Sindir Minta Saran Nonhalal

Gambar atau konten salah?

Bali punya banyak tempat makan halal yang menawarkan cita rasa lezat dan autentik. Ini jadi topik hangat setelah food vlogger Tanboy Kun mendapat reaksi negatif saat mencari rekomendasi kuliner halal di pulau tersebut.

Lewat unggahan di platform Threads, Tanboy Kun meminta saran tempat makan halal. Alih-alih mendapat jawaban membantu, unggahannya dipenuhi komentar sarkastik yang menyarankan makanan nonhalal. Banyak netizen yang mengkritik respons tersebut.

Terlepas dari kontroversi itu, Bali sebenarnya memiliki beragam pilihan kuliner halal. Mulai dari hidangan khas Bali hingga sajian Nusantara, berikut beberapa rekomendasinya.

Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku menjadi salah satu kuliner populer di Bali. Tempat ini menyajikan nasi ayam khas yang penuh rempah. Lokasinya di Jalan Raya Kedewatan No. 18, Ubud. Menu andalannya berupa nasi ayam dengan ayam suwir, sate lilit, telur, urap, dan sambal khas Bali. Dengan kondimen yang lengkap, harganya Rp 28.000 per porsi.

Bebek Tepi Sawah juga berada di kawasan Ubud. Restoran ini kerap menjadi destinasi wisatawan. Konsepnya mengusung nuansa alam dengan hamparan sawah. Menu andalannya adalah bebek crispy dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. Harganya mulai Rp 75.000. Rasanya gurih, kaya rempah, dengan paduan sambal khas Bali.

Warung Mak Beng menjadi pilihan bagi yang ingin menikmati olahan seafood. Tempat dengan konsep pesisir ini berlokasi di Jalan Hang Tuah No. 45 dan 51, Sanur. Menu andalannya berupa sup kepala ikan dan ikan goreng yang disajikan dengan sambal. Harganya mulai dari Rp 50.000 dengan cita rasa gurih dan kaya rempah.

Queen's Tandoor adalah restoran yang menyajikan masakan India halal. Lokasinya di Jalan Raya Seminyak No. 1, Seminyak. Semua hidangannya diracik kaya rempah. Salah satu menu yang sayang dilewatkan adalah tandoori chicken. Teksturnya renyah, empuk, dan rasanya kaya rempah. Harganya sekitar Rp 50.000 per porsi.

Bumbu Desa menghadirkan aneka masakan Sunda halal dengan cita rasa rumahan yang khas. Berlokasi di Yeh Sumbul, Mendoyo, Jembrana, restoran ini bernuansa tradisional. Di sini pengunjung bisa menikmati nasi liwet yang jadi favorit. Nasinya pulen, berempah, harum, enak dimakan dengan pepes ikan hingga ayam goreng. Harganya berkisar mulai Rp 50.000.

Laota jadi salah satu tempat makan populer di Bali yang terkenal dengan sajian bubur ayam hangat. Berlokasi di Jalan Raya Kuta No. 530, Tuban, restoran ini berkonsep Chinese food halal. Menu andalannya bubur ayam dengan topping melimpah serta aneka hidangan lainnya. Harganya dibanderol Rp 30.000 per porsi.

Warung Nasi Pecel Bu Tinuk jadi pilihan jika ingin menikmati nasi pecel khas Jawa. Warung pecel sederhana ini lokasinya di Jalan Raya Kuta. Nasi pecel di sini disajikan dengan sayuran segar, sambal kacang, dan beragam lauk pendamping. Harga seporsinya dibanderol mulai dari Rp 20.000.

Bali memang tidak hanya soal pantai dan budaya. Pulau ini juga menawarkan banyak pilihan kuliner halal yang bisa dinikmati wisatawan. Dari nasi ayam khas Ubud hingga bubur ayam di Kuta, semuanya punya cita rasa yang patut dicoba.

kuliner halalBalitempat makanrekomendasifood vloggerkontroversinasi ayambebek crispy

Komentar

Memuat komentar...