Kopi Bisa Menyebabkan Mules, Ahli Gizi Jelaskan Penyebab Lagi
Gambar atau konten salah?
Penggemar kopi di Medan sering kali bertanya, apakah kopi memang dapat memicu mules—sebuah istilah yang merujuk pada diare ringan—setelah diminum.
Dr. Eka Febriyanti, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa kopi bisa menjadi penyebab mules, khususnya bagi orang yang pencernaannya lebih sensitif. Menurutnya, kafein dalam kopi memiliki efek mempercepat motilitas usus, yang dapat memicu perut bergejolak.
“Bisa aja sih memang membuat mules. Itu karena kadang karena kafeinnya, kafein itu bisa mempercepat motilitas usus jadi akan ada rasa sedikit mules. Tapi hanya bisa terjadi pada orang-orang yang pencernaannya sensitif,” jelasnya saat diwawancarai Selasa (14 April 2026).
Selain kafein, kandungan susu dalam kopi juga dapat menjadi faktor. Mules sering muncul ketika kopi dicampur susu tertentu, terutama bagi penderita Lactose Intolerant.
“Kalau berkaitan dengan susu juga bisa, terutama pada orang-orang yang memang ada intoleransi laktosa,” ujarnya. Susu yang terkandung dalam kopi dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti mules, kembung, hingga mencret.
“Kalau memang intoleransi laktosa, maka harus memilih jenis susu, kalau memang pakai susu usahakan yang rendah laktosa. Misalnya berbahan tumbuhan, seperti oat atau kedelai,” tutupnya.
Selama sesi tanya jawab, Dr. Eka menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda awal reaksi pencernaan. Ia juga menegaskan bahwa bagi penderita intoleransi laktosa, memilih susu rendah laktosa dapat membantu mengurangi gejala.
Dengan memahami bagaimana kafein dan laktosa memengaruhi usus, konsumen dapat menyesuaikan pilihan kopi dan susu agar tidak mengalami gangguan pencernaan. Hal ini penting bagi mereka yang sensitif terhadap kedua komponen tersebut.
Konsumsi kopi tanpa susu dapat mengurangi risiko mules bagi sebagian orang kebanyakan tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
