Kopi Manis Jakarta: Gula dan Lemak Memperburuk Hati

Maya K. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Kopi Manis Jakarta: Gula dan Lemak Memperburuk Hati

Gambar atau konten salah?

Di kota Jakarta, nongkrong di kafe sudah jadi bagian dari rutinitas sehari‑harinya, terutama bagi Generasi Z. Banyak yang memanfaatkan suasana kafe untuk belajar, bekerja dari kafe, atau sekadar bersosialisasi. Di tengah aktivitas itu, segelas es kopi susu kekinian hampir selalu hadir.

Namun, tak disadari, kebiasaan ini bisa menjadi bahaya bagi hati. Konsumsi gula, susu murni (full cream), dan krimer yang berlebihan dapat memicu atau memperparah fatty liver. Hati mengubah kelebihan gula menjadi lemak, sementara krimer dan susu tinggi lemak jenuh menambah beban kerja organ hati.

Dr. Dicky Levenus Tahapary, SpPD‑KEMD, PhD, seorang spesialis penyakit dalam, menegaskan bahwa kopi itu sendiri tidak masalah, tapi bahan tambahan perlu diwaspadai. "Tapi yang (masalah) tambahannya ini. Entah krimernya, entah gulanya, entah jenis gulanya. Kadang nggak pakai glukosa, pakainya pemanis‑pemanis maple syrup, fruktosa, itu justru meningkatkan fatty liver," katanya saat ditemui di Jakarta Pusat pada Kamis, 11 Juni 2026.

Dr. Dicky mengingatkan bahwa sekitar 25 tahun yang lalu ada penelitian yang menunjukkan perbedaan efek kebiasaan ngopi antara warga luar negeri dan warga Indonesia. "Kalau di luar negeri orang minum kopi risiko diabetesnya turun. Tapi kalau di Depok nggak, orang minum kopi diabetesnya naik," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perbedaan utama terletak pada jenis kopi dan tambahan. "Ternyata minum kopinya kopi manis, kopi sachet. Kalau saya bilang itu mah air gula rasa kopi. Makanya minum kopinya jangan salahin minum kopinya yang salahin adalah pemanisnya sama aditif lainnya," tambahnya.

Walaupun kini muncul tren less sugar, kopi tersebut masih terasa sangat manis. "Definisi less sugar ini kan kita nggak tahu. Kadang less sugar manis banget loh less sugar‑nya," tutupnya.

Secara keseluruhan, artikel ini menyoroti bahwa gula dan lemak tinggi dalam kopi dapat memperburuk kondisi hati, dan bahwa perbedaan risiko diabetes terkait dengan kebiasaan minum kopi yang berbeda di berbagai tempat.

Jakartakafees kopi susufatty liverkonsumsi gulalemak tinggirisiko diabetesDr. Dicky Levenus Tahapary

Komentar

Memuat komentar...