Laba IFG Life Melonjak 162,9% Jadi Rp482 Miliar
Gambar atau konten salah?
PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), bagian dari holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi yang bernama IFG, melaporkan hasil keuangan yang positif untuk tahun 2025. Laba bersih perusahaan secara konsolidasi mencapai Rp482,12 miliar. Jumlah ini melonjak 162,9% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, 2024.
Pendapatan dari jasa asuransi juga ikut naik. Tercatat kenaikan sebesar 11,7% menjadi Rp6,56 triliun. Total aset yang dikelola IFG Life sekarang mencapai Rp32,84 triliun. Salah satu indikator penting lainnya, yaitu Risk-Based Capital (RBC), berada di angka 180,16%. Angka ini jauh melampaui batas minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kenaikan laba dan pendapatan ini menunjukkan fondasi perusahaan yang makin kuat. Menurut IFG Life, ada beberapa faktor pendukung utama. Pertama, pertumbuhan bisnis yang sehat. Kedua, cara perusahaan mengelola investasi yang hati-hati, atau prudent. Ketiga, penerapan manajemen risiko dan tata kelola perusahaan yang baik. Semua ini adalah bentuk komitmen IFG Life untuk menjaga kelangsungan perusahaan dan memastikan kewajiban kepada pemegang polis terpenuhi.
Direktur Keuangan merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama IFG Life, Ryan Diastana Firman, memberikan pernyataan resmi. Dia mengatakan hasil positif di 2025 ini bukanlah kebetulan. Ini adalah hasil dari kerja keras perusahaan dalam memperkuat dasar-dasar bisnis. IFG Life juga terus berusaha menyeimbangkan antara pertumbuhan usaha dengan pengelolaan risiko yang baik.
"Kinerja 2025 menjadi cerminan dari upaya tersebut, sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan untuk terus memenuhi komitmen kepada seluruh pemegang polis dan menghadirkan perlindungan yang relevan di setiap tahap kehidupan masyarakat Indonesia," ujar Ryan dalam siaran pers yang diterbitkan pada 13 Agustus 2026.
Dari sisi operasional, kualitas tetap terjaga. IFG Life menerapkan disiplin dalam mengelola portofolio bisnisnya. Strategi investasi yang digunakan juga terukur. Fokus utama perusahaan adalah menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Tahun 2025 juga menjadi momen penting dengan diberlakukannya PSAK 117 untuk industri asuransi jiwa. IFG Life memanfaatkan ini untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelaporan keuangan perusahaan.
Ke depan, IFG Life berencana terus memperkuat bisnisnya. Caranya adalah melalui inovasi produk dan layanan. Perusahaan juga akan menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai mitra. Pengelolaan investasi yang prudent akan tetap menjadi prioritas. IFG Life percaya bahwa kinerja perusahaan yang sehat adalah cerminan dari pertumbuhan bisnis. Lebih dari itu, kinerja ini juga menjadi dasar untuk membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan asuransi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait