Libur Sekolah, Jalur Wisata Kota Batu Macet Panjang
Gambar atau konten salah?
Libur sekolah membuat jalur wisata di Kota Batu dipadati kendaraan wisatawan pada Minggu, 05 Juli 2026. Antrean panjang kendaraan terlihat dari pusat Kota Batu menuju arah Cangar atau Mojokerto.
Pantauan di lapangan antara pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB menunjukkan kepadatan lalu lintas terjadi mulai dari Jalan Brantas, tepatnya di pertigaan Bendo, hingga Jalan Raya Tulungrejo, Kota Batu. Kondisi ini kontras dengan arah sebaliknya—dari Cangar menuju pusat kota—yang justru terpantau ramai dan lancar.
Kendaraan yang terjebak dalam kemacetan didominasi bus pariwisata dan mobil pribadi. Pelat nomor luar daerah mendominasi, seperti dari Bali, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, hingga Jakarta.
Penyebab utama kemacetan adalah tingginya antusiasme wisatawan menuju destinasi wisata di sepanjang jalur tersebut. Beberapa tujuan populer antara lain Taman Rekreasi Selecta, Pemandian Air Panas Cangar, dan destinasi baru yang sedang naik daun, Mikutopia.
Menanggapi situasi ini, Satlantas Polres Batu bersama tim gabungan langsung bergerak. Mereka memperkuat pengamanan di titik-titik rawan macet. Pihak kepolisian menegaskan belum menerapkan pengalihan arus lalu lintas. Fokus utama saat ini adalah pengaturan manual oleh personel di lapangan.
"Dampak dari pengunjung wisatawan yang mau berwisata ke Mikutopia, jadi simpul-simpul kami perkuat dengan kehadiran personel. Belum ada upaya pengalihan arus sampai saat ini, namun kehadiran personel di lapangan untuk melayani masyarakat kami utamakan," ujar Kasat Lantas Polres Batu AKP Matheus Jaka Iswantara saat dikonfirmasi pada Minggu, 05 Juli 2026.
Pria yang akrab disapa Jaka itu menjelaskan, personel gabungan terdiri dari Satlantas, Samapta, hingga Polsek jajaran. Mereka telah disebar di sepanjang jalur dari Pertigaan Bendo hingga lokasi wisata Mikutopia. Sedikitnya ada 10 personel gabungan yang bersiaga penuh di simpul-simpul krusial.
"Personel gabungan dari Lantas dan Polsek bersiaga dari Bendo ke Mikutopia. Titik-titik simpulnya ada di Simpang 3 Bendo, Simpang Rest Area Sidomulyo, Simpang 3 Banyuning, hingga lokasi Mikutopia. Ada 10 personel gabungan dari Lantas, Samapta, dan Polsek yang disiagakan," jelas Jaka.
Kemacetan ini menunjukkan bagaimana destinasi wisata baru seperti Mikutopia bisa langsung memicu lonjakan volume kendaraan di jalur yang sudah dikenal padat. Polisi memilih pendekatan pengaturan manual daripada pengalihan arus, yang berarti mereka mengandalkan kehadiran personel di titik-titik rawan untuk mengurai kepadatan secara langsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
