Lima Perusahaan Siap IPO di BEI Pekan Pertama Juli 2026
Gambar atau konten salah?
Pada awal Juli 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menyambut kedatangan beberapa perusahaan baru yang akan mencatatkan sahamnya. Ada lima perusahaan yang bersiap melaksanakan penawaran umum perdana saham atau IPO secara beruntun dalam waktu yang berdekatan.
Perusahaan pertama, PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECK, dijadwalkan IPO pada 7 Juli 2026. Kemudian disusul PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) pada 8 Juli 2026. Lalu ada PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang akan melantai pada 9 Juli 2026. Sementara itu, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) sama-sama memilih tanggal 7 Juli 2026. Terakhir, PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) milik artis Raffi Ahmad akan melakukan IPO pada 10 Juli 2026.
Untuk JELI, perusahaan produsen nata de coco ini akan melepas 350 juta saham baru. Jumlah itu setara dengan 25,93% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah proses IPO. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 900 hingga Rp 1.120 per saham. Dengan begitu, total nilai emisi yang bisa diraih mencapai Rp 392 miliar.
Berbeda dengan PRDL. Perusahaan ini akan menjual 522,9 juta saham baru atau 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Harga per saham dipatok di kisaran Rp 100 hingga Rp 120. Potensi total nilai emisi dari aksi ini maksimal Rp 62,75 miliar.
JECK juga ikut meramaikan. Perusahaan ini bakal melepas sebanyak 487.983.500 saham biasa. Jumlah itu sekitar 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga yang ditawarkan antara Rp 1.200 sampai Rp 1.400 per saham. Total nilai emisi yang bisa terkumpul maksimal Rp 683,17 miliar.
EMMI tak kalah besar. Mereka akan menjual 522.857.000 saham atau sekitar 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga perdana saham EMMI berkisar Rp 446 hingga Rp 515. Potensi total nilai emisi dari IPO ini mencapai Rp 269,27 miliar.
BACH, perusahaan lainnya, akan melepas 615 juta saham. Jumlah itu setara 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga saham ditawarkan Rp 400 sampai Rp 500. Total nilai emisi yang bisa didapat dari aksi korporasi ini maksimal Rp 307,50 miliar.
Terakhir, RANS milik Raffi Ahmad akan menjual 2,25 miliar saham. Jumlah itu setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Harga saham RANS dipatok Rp 135 hingga Rp 170. Potensi total nilai emisi yang bisa diraih mencapai Rp 429,25 miliar.
Dari kelima perusahaan tersebut, JECK menjadi yang paling besar dalam hal potensi nilai emisi, mencapai Rp 683,17 miliar. Sementara itu, RANS melepas jumlah saham terbanyak, yaitu 2,25 miliar lembar. Semua perusahaan ini akan mencatatkan sahamnya di BEI pada pekan pertama Juli 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Melemah Sehari Jelang Pengumuman Klasifikasi Pasar MSCI
Dolar AS Menguat 28 Poin ke Rp 17.871
RANS Siap IPO, Harga Saham Rp 135-170
Permendag Baru: Jangan Sampai Hambat Rantai Pasok
Perpres Ojol 8% Masih Mangkrak, Menhub Tunggu Mensesneg
BCA Rilis Tiga Modus Penipuan Baru yang Incar Data Nasabah
Berita Terbaru
Lima Perusahaan Siap IPO di BEI Pekan Pertama Juli 2026
76 Calon Paskibraka Nasional 2026 Diumumkan, 119.441 Pendaftar Tersaring
Suzuki Sui, Skuter Matik Irit Bensin, Meluncur di Taiwan
Messi Puncaki Top Skor Piala Dunia 2026, Mbappe dan Haaland Mengejar
Farhan Larang Cuanki Depan Pusdai, Nongkrong Bubar Tengah Malam
Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Abu 1.200 Meter
Enam Tim Resmi Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Starmer Mundur sebagai PM Inggris, Akui Kehilangan Dukungan Partai