Mal Center Point Medan Penuh Liburan Lebaran, Pengunjung Naik
Gambar atau konten salah?
Minggu, 22 Maret 2026, Mal Center Point Medan dipadati pengunjung.
Warga dari berbagai kalangan, mulai orang tua, dewasa, hingga anak-anak, melintas pintu masuk. Sejumlah yang baru tiba dari area stasiun kereta api langsung menepi dan masuk ke dalam mal, menciptakan arus pengunjung yang terus berdatangan.
Di dalam mal, suasana terlihat ramai. Banyak yang berbelanja, terutama di toko pakaian. Beberapa pengunjung memilih busana, mencoba pakaian, hingga mengantre di kasir. Sementara itu, sebagian lainnya hanya berjalan-jalan bersama keluarga untuk mengisi waktu libur Lebaran.
Rina, pegawai toko sepatu, mengaku lonjakan pengunjung sudah terasa sejak hari pertama Lebaran dan berlanjut hingga hari kedua. “Ramai yang datang, apalagi Lebaran hari pertama juga ramai yang datang untuk berbelanja. Alhamdulillah hari ini Lebaran kedua juga ramai,” katanya.
Salah satu pengunjung, Tasya, mengatakan dirinya datang bersama keluarga untuk mengisi waktu libur Lebaran sekaligus melihat-lihat pakaian. “Kemari untuk liburan Lebaran saja sih, mau lihat‑lihat baju bersama keluarga juga. Cukup ramai juga yang belanja kemari,” ujarnya.
Jumlah pengunjung yang meningkat pada hari kedua Lebaran menunjukkan bahwa pusat perbelanjaan masih menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Keberadaan Mal Center Point Medan sebagai tempat berkumpul keluarga selama Lebaran menegaskan peran pusat perbelanjaan dalam menyediakan ruang sosial bagi masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi