Mandi Godog Cianjur: Ritual Air Hangat Menarik Artis dan WNA

Ningsih R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Mandi Godog Cianjur: Ritual Air Hangat Menarik Artis dan WNA

Gambar atau konten salah?

Di kota Cianjur, ada sebuah ritual mandi yang disebut mandi godog atau mandi rebus. Menurut pemimpin Padepokan Lahir Batin, Idim Dimyati, ritual ini sudah berlangsung selama 25 tahun dan setiap hari puluhan orang datang untuk mencoba.

Idim mengaku, “Yang datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Cianjur. Ada dari luar kota sampai luar pulau.” Ia menambahkan bahwa tidak hanya masyarakat biasa, tetapi juga artis dan politisi yang datang untuk direbus dan menjalani rangkaian terapi.

Salah satunya yang sering ke sini Kang Ohang. Kalau ke Cianjur pasti mampir. Terakhir beberapa hari lalu datang. Tapi bukan terkait kena sihir, terapinya hanya untuk kesehatan.” kata Idim. Ia menyebutkan bahwa beberapa artis sering mengunjungi tempat ini, terutama Kang Ohang, yang rutin mampir ketika berada di Cianjur.

Selain warga Indonesia, WNA juga datang. “Banyak juga WNA, terutama dari Timur Tengah. Dapat info ada mandi rebus jadi datang untuk mencoba.” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa bagi orang asing, keunikan ritual ini menjadi daya tarik tersendiri.

Ritualnya dimulai dengan pasien dimandikan dalam sebuah drum berisi air yang dipanaskan oleh tungku api, mirip dengan proses merebus. Air dipanaskan secara bertahap, dan pasien dimandikan selama 10–20 menit. Setelah mandi, pasien dipijat, lalu direbus kembali. Setelah dua kali mandi, pasien dipersilakan memakai pakaian keringnya.

Idim menekankan, “Memang cara pengobatannya dengan direbus. Makanya disebutnya mandi godog atau mandi rebus. Tapi tidak direbus dalam air mendidih, melainkan mandi pakai air hangat secara langsung di drum air yang dipanaskan oleh tungku gas.” Ia percaya mandi rebus dapat merelaksasi tubuh, memperlancar peredaran darah, dan mempercepat penyembuhan penyakit.

Untuk pasien yang diklaim terkena sihir, Idim menambahkan garam ke dalam air. Ia menjelaskan bahwa reaksi pasien berbeda-beda: “Mulai dari tak sadarkan diri, tidak merasa kepanasan, sampai akan merasa panas padahal air masih sangat dingin.

Setelah mandi, pasien yang terkena sihir menjalani tahapan ruqyah. “Saat direbus akan dibacakan ayat penangkal sihir. Setelahnya juga. Jadi sebenarnya sama dengan rukyah, tapi metodenya mandi rebus.

Idim menegaskan bahwa metode ini tidak menyimpang, karena menurutnya dapat dijelaskan secara agama dan ilmiah. Ia menambahkan, “Kan jelas direbus ini untuk relaksasi tubuh. Bahkan setelahnya ada metode setrum, dimana mengalirkan listrik ke tubuh. Memicu reaksi otot agar tidak kaku. Jadi tidak mistis.

Dengan kombinasi air hangat, garam, doa, dan listrik ringan, ritual mandi godog di Cianjur menjadi tempat bagi banyak orang—baik warga maupun asing—yang mencari penyembuhan atau sekadar relaksasi. Meskipun metode ini tampak sederhana, kepercayaan dan tradisi yang melekat di masyarakat membuatnya tetap menarik bagi siapa saja yang ingin merasakan pengalaman unik ini.

mandi godogCianjurIdim Dimyatiritual mandi rebusruqyahsihirWNArelaksasi tubuh

Komentar

Memuat komentar...