Wagub Jabar Janji Perbaiki Terminal Palabuhanratu Tahun Ini
Gambar atau konten salah?
Warga Sukabumi sudah lama mengeluhkan kondisi Terminal Palabuhanratu yang rusak parah. Keluhan ini akhirnya mendapat perhatian langsung dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. Ia menargetkan perbaikan total terminal tipe B tersebut selesai tahun ini.
Erwan turun langsung melakukan inspeksi ke lokasi. Momen inspeksi orang nomor dua di Jawa Barat itu terekam dalam video yang ia unggah di akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, Erwan tidak bisa menyembunyikan kekesalannya saat melihat kondisi atap terminal yang memprihatinkan. Dengan nada tegas, ia menunjuk kerangka bangunan yang sudah copot dan tidak lagi tertahan.
"Ya kalau atap tuh, rangkanya copot nih semua," ujar Erwan saat meninjau lokasi, Kamis 9 Juli 2026.
Erwan memberikan janji kepada warga Sukabumi. Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar keluhan soal infrastruktur terminal yang amburadul. Targetnya, akhir tahun 2026 semua masalah di Terminal Tipe B Palabuhanratu sudah tuntas.
"Ke depan saya targetkan akhir tahun ini sudah selesai semua permasalahan di Terminal Tipe B Palabuhanratu ini," tegas Erwan.
Bukan sekadar janji. Erwan merinci daftar perbaikan yang akan dikerjakan. Mulai dari pengaspalan jalan yang hancur, perbaikan drainase, rehab total atap, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL). Ia bahkan meminta agar terminal dipercantik dengan penanaman pohon supaya lebih sejuk dan kebersihan lebih terjaga.
Erwan juga menitip pesan kepada pengelola terminal. Jangan lagi menunggu rusak parah baru bertindak.
"Saya berharap secepatnya segera diperbaiki. Dan nanti kalau sudah diperbaiki tolong dijaga dengan baik. Jangan sampai kejadian seperti ini ya rusak setelah rusak parah seperti ini baru kita perbaiki," pungkasnya.
Sebelum inspeksi Wagub, warga memang sudah lama menyuarakan kondisi terminal ini. Juna Kartadipura menjadi salah satu warga yang buka suara. Ia blak-blakan menyebut kondisi terminal saat ini jauh dari kata layak. Apalagi dengan status kawasan Ciletuh-Palabuhanratu yang sudah diakui sebagai UNESCO Global Geopark.
"Jalan di dalam terminal hancur, atap bangunan rusak, drainase kurang terawat, serta penataan pedagang kaki lima (PKL) yang semrawut membuat kawasan tersebut terkesan kumuh. Kondisi itu dinilai tidak mencerminkan citra destinasi wisata unggulan Jawa Barat," keluh Juna.
Masalah terminal ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Berdasarkan catatan lapangan pada 1 April 2024, kondisi terminal sudah memprihatinkan. Dulu, area manuver bus di terminal tipe B ini sering berubah jadi kubangan air saat hujan. Plafon bangunan sudah menganga, kerangka besi berkarat. Kondisinya bahkan kalah jauh dibanding terminal-terminal kelas kecamatan.
Kini, dengan adanya perhatian dari Wagub Jabar, warga hanya bisa menunggu pembuktian perbaikan wajah terminal. Terminal Palabuhanratu adalah terminal tipe B yang melayani angkutan antar kota dalam provinsi. Kerusakan yang sudah menahun ini menjadi sorotan karena lokasinya berada di kawasan wisata yang diakui UNESCO.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
