Anggota DPR Rachmat Gobel Tutup Usia
Gambar atau konten salah?
Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Jakarta. Kabar duka ini disampaikan oleh Ketua DPP NasDem, Willy Aditya.
"Turut Berduka Cita. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke rahmatullah: H. Rachmat Gobel pada hari Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB, di Jakarta," ujar Willy.
Rachmat Gobel meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti, dan dua orang anak. Mereka adalah Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel. Ia juga meninggalkan cucu-cucu serta keluarga besar.
Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Setelah itu, prosesi pemakaman akan dilakukan di Gorontalo. Willy menyampaikan permohonan doa dan meminta maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidup.
Rachmat Gobel pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada periode 2014 hingga 2015. Sebelum meninggal, ia menjadi anggota DPR RI dari Partai NasDem. Ia lahir dari keluarga pengusaha. Rachmat merupakan anak kelima dari pasangan Drs H Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel.
Sejak kecil, ia dididik untuk menjadi penerus dan pemimpin Kelompok Usaha Gobel. Perusahaan itu didirikan dan dipimpin oleh orang tuanya. Ia menjalani berbagai posisi di perusahaan tersebut. Saat masih duduk di bangku SMP, ia pernah bekerja sebagai tukang sapu pabrik. Kemudian, ia naik ke posisi manajerial.
Pada usia 24 tahun, Rachmat Gobel menyelesaikan pendidikan sarjana di Chuo University, Tokyo, Jepang. Ia mengambil jurusan Perdagangan Internasional. Setelah lulus, ia bekerja di Matsushita Group, dekat Kota Osaka, Jepang. Pada 1989, saat berusia 27 tahun, ia kembali ke Jakarta. Ia bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel sebagai Asisten Presiden Direktur di PT National Gobel. Perusahaan itu kini bernama PT Panasonic Manufacturing Indonesia.
Rachmat Gobel adalah figur yang tumbuh dari bawah. Ia memulai karier sebagai pekerja kasar di pabrik milik keluarganya sendiri. Pengalaman itu membentuknya menjadi pemimpin yang memahami operasional perusahaan secara langsung. Karier politiknya di NasDem dan jabatannya sebagai menteri menunjukkan perjalanan panjang dari dunia bisnis ke pelayanan publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Enam Bola Logam Misterius Ditemukan di Pantai Terpencil Australia
BMKG: Bandung Cerah Jumat, 12-28 Derajat
Jadwal Sholat Bandung 10 Juli 2026 Lengkap
Ratusan Ular Kobra Kabur Saat Banjir Terjang China
Wagub Jabar Janji Perbaiki Terminal Palabuhanratu Tahun Ini
KPK-Kejati Jabar Bahas Hambatan Proses Hukum
Berita Terbaru
Anggota DPR Rachmat Gobel Tutup Usia
Etik Suryani Meninggalkan Mapolresta Solo Usai Diperiksa KPK
Utang Lansia Jombang Membengkak Rp 140 Juta
Bulu Mata Palsu Bersarang di Telinga Wanita Inggris, Sakit Kepala Hilang
Studi: Jus Jambu Merah Turunkan Risiko Anemia
Perbandingan Kafein: Pour Over vs Drip Coffee
PSSI Buka Peluang Pemain Diaspora di Piala AFF 2026