Mattel Indonesia Gunakan Platform BZone untuk Kelola Logistik

Hendra M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Mattel Indonesia Gunakan Platform BZone untuk Kelola Logistik

Gambar atau konten salah?

PT Mattel Indonesia kini menggunakan sebuah platform bernama BZone untuk mengelola kawasan berikat, operasional logistik, dan inventori dalam satu sistem yang terpadu. BZone adalah platform Bonded Zone IT Inventory yang dirancang untuk membantu perusahaan yang memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat (Kaber), Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Sistem ini mendukung otomatisasi pelaporan kepabeanan dan pemantauan inventori secara langsung. Tujuannya untuk meningkatkan akurasi data, mempercepat proses bisnis, dan memastikan perusahaan tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku. BZone juga terintegrasi dengan CEISA 4.0 milik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Anang Ind Pratama, CEO PT Eka Reka Palakerti Indonesia, mengatakan bahwa kebutuhan industri manufaktur saat ini sudah berubah. "Perusahaan manufaktur, khususnya yang beroperasi di kawasan berikat, membutuhkan sistem yang tidak hanya mampu memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga mengintegrasikan proses operasional secara menyeluruh. BZone kami kembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui otomatisasi proses, dan terintegrasi dengan sistem pemerintah sehingga perusahaan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kepatuhan," ujar Anang dalam keterangan tertulis pada Rabu, 08 Juli 2026.

Menurut Anang, tantangan yang dihadapi Mattel Indonesia sebenarnya juga dihadapi oleh banyak perusahaan manufaktur lain yang memanfaatkan fasilitas Kawasan Berikat. Perubahan pendekatan pengawasan kepabeanan menuju sistem yang semakin digital membuat perusahaan perlu membangun sistem yang bisa mengintegrasikan proses operasional dengan pelaporan kepabeanan secara langsung.

"Transformasi digital di sektor manufaktur saat ini juga didorong oleh perubahan regulasi. Bagi perusahaan manufaktur berorientasi ekspor, kepatuhan bukan lagi sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi fondasi kelangsungan bisnis karena ketidaksesuaian data maupun pelaporan dapat menghambat proses logistik, memperlambat arus barang, hingga mempengaruhi kelancaran operasional perusahaan. Implementasi BZone di Mattel Indonesia menunjukkan bahwa solusi teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu memenuhi standar operasional dan kepatuhan yang dibutuhkan perusahaan manufaktur global," tambahnya.

Contardo Satria Gondokusumo, Chief Commercial Officer (CCO) PT Eka Reka Palakerti Indonesia, menjelaskan bahwa implementasi BZone di Mattel Indonesia menjadi tonggak penting dalam perluasan portofolio ERP Indonesia di sektor manufaktur berorientasi ekspor. Setelah lebih dari delapan tahun mendukung digitalisasi berbagai perusahaan manufaktur di Indonesia, kerja sama ini menunjukkan semakin luasnya penerapan BZone pada perusahaan dengan kebutuhan operasional yang kompleks serta standar kepatuhan yang tinggi.

Sistem IT Inventory BZone memiliki fleksibilitas untuk beradaptasi dengan perkembangan regulasi di masa mendatang. BZone akan dikembangkan secara bertahap untuk mendukung integrasi proses bisnis di departemen logistik dan ekspor-impor sekaligus memastikan setiap transaksi terdokumentasi secara tepat dan akurat.

Platform seperti BZone menjadi penting karena banyak perusahaan manufaktur di Indonesia yang berorientasi ekspor harus mematuhi aturan kepabeanan yang ketat. Dengan sistem yang terintegrasi, perusahaan bisa mengurangi risiko kesalahan data dan memperlancar arus barang dari pabrik ke pelabuhan.

BZoneMattel Indonesiakawasan berikatmanufakturkepabeananinventorilogistikregulasi

Komentar

Memuat komentar...