118 Kebakaran di Surabaya, Rugi Rp7,9 Miliar

Ika P. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
118 Kebakaran di Surabaya, Rugi Rp7,9 Miliar

Gambar atau konten salah?

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mencatat 118 kejadian kebakaran. Kerugian materiil dari seluruh peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp 7,9 miliar.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Surabaya, M. Rokhim, merinci bahwa kebakaran paling banyak terjadi di pemukiman penduduk. Sebanyak 44 unit rumah terbakar dalam periode enam bulan pertama tahun ini. Selain itu, kebakaran juga melanda enam bangunan industri dan 11 tempat perdagangan.

Tidak hanya bangunan, DPKP juga mencatat 46 kebakaran terjadi pada objek non-bangunan. Misalnya alang-alang, tumpukan sampah, dan objek lainnya. Sementara itu, kebakaran kendaraan mencapai 11 kasus. Rinciannya, lima sepeda motor dan enam mobil ikut terbakar.

Penyebab utama kebakaran selama semester pertama 2026 adalah korsleting listrik. Tercatat 30 kasus dipicu oleh hubungan pendek arus listrik. Disusul rambatan api terbuka sebanyak 23 kasus.

"Untuk sisanya, peristiwa kebakaran yang masih belum diketahui penyebabnya dalam penyelidikan pihak berwenang sebanyak 65 kasus," ujar Rokhim pada Rabu, 8 Juli 2026.

Akibat dari seluruh kebakaran itu, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 7,9 miliar. Tidak hanya harta benda, peristiwa kebakaran juga menelan korban jiwa.

"Rinciannya 16 orang mengalami luka-luka dan lima korban meninggal dunia," tuturnya.

DPKP Surabaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga diminta segera melapor melalui Call Center 112 jika terjadi keadaan darurat.

"Masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center 112 untuk mendapatkan penanganan darurat secara cepat dan tepat," imbaunya.

Secara keseluruhan, data DPKP Surabaya menunjukkan bahwa kebakaran di pemukiman masih menjadi ancaman terbesar. Korsleting listrik mendominasi sebagai pemicu, sementara sebagian besar kasus masih dalam penyelidikan. Angka korban jiwa dan luka-luka menunjukkan perlunya kewaspadaan lebih tinggi dari masyarakat.

kebakaran Surabayakerugian materiilkorsleting listrikpemukiman pendudukkorban jiwaDPKP SurabayaCall Center 112

Komentar

Memuat komentar...