Raja Charles Cari Videografer Baru, Gaji Rp1,2 Miliar
Gambar atau konten salah?
Raja Inggris Charles III dan Ratu Camilla kini sedang mencari videografer baru. Pekerjaan ini khusus untuk membuat konten yang lebih modern dan relevan bagi keluarga kerajaan. Lowongan ini sudah diumumkan oleh Istana Buckingham.
Posisi yang ditawarkan adalah pekerjaan penuh waktu dengan gaji sebesar 52.000 pound sterling, atau sekitar Rp 1,2 miliar. Menurut pengumuman resmi, ini adalah pertama kalinya seorang videografer dipekerjakan langsung oleh seorang raja Inggris. "Ini menandai pertama kalinya seorang videografer dipekerjakan oleh seorang raja Inggris," tulis pernyataan dalam pengumuman itu.
Dilaporkan oleh The Times, Raja Charles disebut sangat antusias dengan posisi ini. "Menurut laporan di The Times, Raja Charles dikatakan sangat antusias dengan posisi tersebut," pernyataan ditambahkan. Tugas utama videografer ini cukup luas. Mulai dari meliput acara kenegaraan besar hingga menangkap momen-momen di balik layar yang tidak biasa terlihat publik.
Iklan lowongan ini akan ditutup pada 12 Juli. Istana Buckingham mencari kandidat yang bisa mengambil pendekatan mengutamakan media sosial dalam bercerita. "Istana meminta agar kandidat ideal mengambil pendekatan yang mengutamakan media sosial dalam bercerita, mengerjakan produksi video dan fotografi dari awal hingga akhir untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi untuk platform termasuk Instagram, X, dan YouTube," tulis laman tersebut lagi.
Videografer yang terpilih harus mampu mengerjakan produksi video dan fotografi dari awal hingga akhir. Tujuannya menghasilkan konten berkualitas tinggi untuk platform seperti Instagram, X, dan YouTube. "Mulai dari acara kenegaraan besar hingga momen di balik layar, Anda akan memastikan setiap konten menarik, kreatif, dan berdampak," keterangan ditambahkan.
Pelamar yang berhasil akan menggunakan berbagai peralatan. Mulai dari kamera kelas atas hingga ponsel biasa. Mereka harus punya naluri tentang apa yang berhasil untuk menciptakan konten yang sedang tren dan menjangkau audiens baru. "Pelamar yang berhasil akan menggunakan berbagai peralatan, mulai dari kamera kelas atas hingga ponsel, menerapkan naluri mereka tentang apa yang berhasil untuk menciptakan konten yang sedang tren dan menjangkau audiens baru," keterangan ditambahkan lagi.
Selama ini, Charles dan Camilla menggunakan jasa juru kamera resmi bernama Duncan Stone. Biasanya, foto dan video yang dihasilkan didistribusikan ke stasiun televisi Inggris. Dengan adanya lowongan ini, tampaknya keluarga kerajaan ingin lebih aktif dan langsung menjangkau publik melalui media sosial, bukan hanya melalui siaran televisi tradisional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Desa di Italia Denda Turis Tak Pakai Baju
Turis Prancis Kena Jambret di Kota Tua, Polisi Tangkap Pelaku
Rest Area Puncak Dibongkar, Bus Besar Bisa Masuk
Vietnam Pangkas Masa Bebas Visa WNI Jadi 14 Hari
Diskon 20 Persen Tiket Liburan Pakai Allo PayLater
India Bantu Revitalisasi 200 Candi Perwara Prambanan
Berita Terbaru
Raja Charles Cari Videografer Baru, Gaji Rp1,2 Miliar
Martinez Bela Keputusan Tak Tarik Ronaldo saat Portugal Tersingkir
Peta MotoGP 2027 Mulai Terbentuk, Marquez-Acosta Duet Baru
PRJ 2026: Diskon Gadget hingga 86% Buruan Sebelum 12 Juli
Mobil McLaren Andra ST Terbelah, Kecelakaan Tunggal di Sukoharjo
Subandi Ajak Forkopimda Jaga Stabilitas dan Dukung MBG
Kantin Tersembunyi di Antasari, Suasana Seperti Liburan di Bali
Argentina ke Perempatfinal Usai Balikkan Keadaan Lawan Mesir
